Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Warga Desak Fungsikan Pasar Wan Sri Beni

Eusebius Sara • Senin, 3 Juni 2024 | 11:10 WIB
Bangunan Pasar Wan Seri Beni di Tanjungriau, Sekupang, tampak mulai rusak karena lama tak difungsikan. Warga mendesak agar pasar yang dibangun tahun 2019 lalu itu segera beroperasi.
Bangunan Pasar Wan Seri Beni di Tanjungriau, Sekupang, tampak mulai rusak karena lama tak difungsikan. Warga mendesak agar pasar yang dibangun tahun 2019 lalu itu segera beroperasi.

batampos - Pasar Wan Sri Beni yang berada di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, belum berfungsi hingga saat ini. Pasar yang dibangun oleh Kemente-rian Perdagangan RI tahun 2019 lalu ini, kondisinya semakin memprihatinkan karena sudah bertahun-tahun tidak digunakan. Sebagian perlengkapan bangunan dalam pasar sudah banyak rusak karena dicuri.
Pasar ini juga belum memiliki akses jalan masuk yang baik dan sekelilingnya kini banyak ditumbuhi semak belukar. Tembok pagar pasar juga sudah banyak yang pecah dan rusak.

Masyarakat di sekitar menyayangkan pasar yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah ini disia-siakan begitu saja, tanpa pengelolaan yang tepat. Sebagian masyarakat menginginkan agar pasar tersebut segera difungsikan menyarankan agar pengelolah diserahkan ke pihak swasta.

”Jika pemerintah tak mampu, kasih saja ke pihak swasta. Pasti pasar ini berjalan kalau dikelola dengan baik. Pedagang pasar kaget pinggir jalan diarahkan untuk ke lokasi pasar ini, pasti ramai,” ujar Alex, warga Perumahan Devin Premier yang tak jauh dari lokasi pasar tersebut, Minggu (2/6).

Secara lokasi, pasar tersebut memang jauh dari jalan raya. Namun, warga meyakini jika ditata dan dikelola dengan baik, akan ramai nantinya. Itu karena pasar tersebut berada di kawasan padat penduduk. Ada belasah perumahan dan permukiman yang ada di sekitar wilayah pasar tersebut.

”Perumahan di Marina dan sebagian di wilayah Tanjunguncang dekat dengan pasar ini. Tinggal pengelolaanya saja. Kalau dikelola dengan baik pasti hidup dan ramai,” sebut Yono, warga Perumahan Marina View.

Keinginan warga agar pasar ini dihidupkan bukan tanpa alasan. Wilayah Marina belum ada pasar yang benar-benar dikelola secara baik. Beberapa waktu lalu, sempat ada pasar TPID II di Dreamland Marina, namun itu tak berjalan dengan baik dan kini sudah tutup. Penge-lolaan dikembalikan ke pengembang.

Padahal, Pasar TPID ini penge-lolaannya dilakukan Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam. Masyarakat berharap agar pasar Wan Sri Beni ini bisa kembali menggantikan pasar TPID II yang gagal tersebut.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, sebelumnya juga menyampaikan harapan yang sama agar pasar ini segera difungsikan, pihaknya telah menyampaikan ke Disperindag kota Batam untuk ambil alih pengelolaan pasar tersebut.

”Kami sudah duduk bersama dengan Disperindag, minta supaya akomodir pedagang pasar kaget di sekitarnya dan gratiskan dulu biaya sewa biar berminat pedagang pasar kaget,” ujar Syamsuddin.

Untuk menghidupkan pasar tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah melengkapi fasilitas penunjang terlebih dahulu. Akses jalan masuk yang belum diaspal atau semenisasi, diselesaikan dulu. Begitu juga dengan fasilitas air dan listrik juga segera dilengkapi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, belum lama ini berencana akan segera mengambil alih pengelolaan pasar tersebut.

”Tahun ini Pemko akan membuka fasilitas penunjang tersebut agar pasar ini segera digunakan. Akan jadi pasar basah biasa,” kata Gustian. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#Pasar Wan Sri Beni