batampos - Pengiriman barang dari Batam ke Korea Selatan berpotensi menjadi lebih efisien jika dilakukan langsung tanpa harus transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses logistik, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai pusat logistik nasional.
Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, mengungkapkan optimismenya terhadap rencana besar ini.
“Ini adalah langkah strategis untuk menjadikan Bandara Hang Nadim sebagai pusat logistik nasional. Tidak hanya untuk Korea Selatan, tetapi juga untuk tujuan China, Jepang, Amerika, dan Eropa melalui Incheon Airport,” katanya, Kamis (5/12).
Ia juga mengungkapkan bahwa potensi peningkatan arus kargo internasional dari Batam sangat signifikan.
“Kami memperkirakan kargo internasional akan meningkat hingga 75 persen pada tahun 2024,” tambah Pikri.
Rencana ini juga mendapat dukungan dari Bea Cukai Batam. Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan Bea Cukai Batam, Teguh, menegaskan pihaknya akan mempersiapkan regulasi yang diperlukan untuk mendukung inisiatif tersebut.
“Kami sedang membahas agar potensi pendapatan negara dari kargo bisa dioptimalkan,” ujar Teguh.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus memperkuat perannya dalam rantai pasok global.
Dengan rencana ini, Batam berpotensi menjadi pintu gerbang logistik yang menghubungkan Indonesia dengan dunia internasional. (*)