Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Warga Tanjung Buntung Keluhkan Banyak Curanmor

Yofie Yuhendri • Sabtu, 4 Januari 2025 | 09:49 WIB
Ilustrasi Curanmor.
Ilustrasi Curanmor.

batampos - Warga Tanjung Buntung, Bengkong mengeluhkan banyaknya kejahatan pencurian motor (curanmor) di kawasan tersebut. Hal ini disampaikan warga saat kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas, Jumat (3/1).

Ketua RT 02, Tanjung Buntung, Alvin mengatakan pencurian motor hingga saat ini masih terjadi di pemukiman warga. Untuk itu, ia berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli ke kawasan tersebut.

“Kami meminta Polsek Bengkong untuk melaksanakan patroli di lingkungan kami ini, khususnya di malam hari. Dengan harapan kejahatan seperti curanmor bisa berkurang,” ujarnya.

Sementara Ketua RW 16 Tanjung Buntung, Ridho mengaku pihaknya sudah mengaktifkan kegiatan siskamling. Namun, kegiatan tersebut hingga saat ini tak berjalan lancar.

“Curanmor masih ada terjadi di lingkungan kami ini. Saya sudah membentuk Siskamling untuk berjaga pada malam hari, namun masih terkendala masalah gaji karena masih ada warga yang tidak bersedia membayar iuran untuk gaji petugas jaga malam,” katanya.

Kanit Samapta Polsek Bengkong, Ipda Sarijan berjanji akan meningkatkan partoli di kawasan tersebut. Ia juga meminta masyarakat untuk memasang portal di pintu masuk dan keluar perumahan.

“Pemasangan portal di lingkungan perumahan menurut saya juga bisa digunakan untuk mencegah terjadinya tindak pidana. Dengab adanya portal pada lingkungan ini bisa membatasi masuknya orang luar ke lingkungan kita ini,” katanya.

Ia juga meminta perangkat RT/RW untuk melibatkan seluruh warganya dalam kegiatan siskamling. Sehingga, kegiatan tersebut bisa berjalan lancar.

“Untuk masalah gaji petugas jaga malam hendaknya dirapatkan kembali kepada seluruh warga. Apabila ada warga yang keberatan untuk membayar iuran gaji petugas jaga malam, warga tersebut bisa juga dilibatkan untuk berjaga pada malam hari,” tutupnya. (*)

 



Editor : Ahmadi Sultan
#kasus curanmor