Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Penumpang Sepi, Wings Air Pangkas Jadwal Penerbangan Letung–Batam Jadi Sekali Seminggu

Ihsan Imaduddin • Jumat, 29 Agustus 2025 | 11:00 WIB

 

Salah satu penumpang sedang foto dengan latar belakang pesawat Wings Air di Bandara Letung. Mulai bulan depan, maskapai ini mengurangi jadwal penerbangan.
Salah satu penumpang sedang foto dengan latar belakang pesawat Wings Air di Bandara Letung. Mulai bulan depan, maskapai ini mengurangi jadwal penerbangan.

batampos – Warga Anambas yang biasa menggunakan jasa Wings Air untuk terbang dari Letung menuju Batam (pulang–pergi) harus bersiap menghadapi berkurangnya pilihan penerbangan.

Maskapai milik Rusdi Kirana, Wakil Ketua MPR RI itu, mulai bulan depan hanya akan terbang sekali dalam seminggu.

Sebelumnya, Wings Air melayani rute ini hingga empat kali seminggu. Namun, karena jumlah penumpang sepi dan manajemen mengalami kerugian, jadwal pun dipangkas drastis.

Kepala Bandara Letung, Denny Armanto, membenarkan kabar tersebut.

“Surat dari maskapai ke kami belum diterima. Cuma informasinya memang begitu (jadwal berkurang). Kami masih menunggu surat resmi,” ujarnya, Kamis (28/8).

Denny menegaskan, pihak bandara tidak bisa ikut campur dalam keputusan maskapai.

Bandara hanya bertugas memfasilitasi layanan penerbangan dan menyediakan landasan.

"Untuk harga Wings Air saat ini dikisaran Rp 1,6 juta hingga Rp 1,8 Juta. Belum ada kenaikkan, masih relatif normal," ucapnya.

Ia juga mengingatkan, pengurangan jadwal ini bisa menyulitkan masyarakat yang hendak bepergian, apalagi memasuki September kondisi cuaca di wilayah Anambas sudah mulai ekstrem.

“Ini hanya Wings Air saja. Kalau Susi Air, masih normal dan bahkan selalu penuh sampai Desember nanti,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga, Juntak menyayangkan maskapai Wings Air mengurangi jadwal. Menurutnya, langkah ini membuat Anambas menjadi sulit transportasi.

"Kalau mau dikurangkan, yang jadi satu kali dalam seminggu. Kita jadi susah loh transportasi," ucap Juntak.

Juntak meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat mencari solusi jika Wings Air benar-benar mengurangi jadwal.

"Solusi bisa membujuk Wings Air agar jangan sekali dalam seminggu terbang. Atau bisa juga tambah jadwal reguler kapal ferry ke Tanjungpinang dan Batam. Agar tak terisolir lah tempat kita," kata Juntak. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#wings air #jadwal penerbangan