Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Simpang Helm, Batamcenter Kerap Banjir, DBMSDA Batam Jadwalkan Penimbunan Jalan 

Rengga Yuliandra • Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Simpang Helm Batam Center.
Simpang Helm Batam Center.

batampos– Ruas jalan di kawasan Simpang Helm atau Jalan Raja Isa, Batam, kerap menjadi langganan banjir setiap hujan deras. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan pengendara karena genangan air cukup tinggi menutupi badan jalan.

Menanggapi hal itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam memastikan akan melakukan peninggian jalan di titik rawan tersebut. Kepala Bidang Bina Marga DBMSDA Batam, Dohar Hasibuan, mengatakan penimbunan jalan dijadwalkan akan dimulai Oktober 2025.

“Ya, Simpang Helm itu akan kita tinggikan karena memang sering banjir. Fokus kita di cekungan yang menjadi titik banjir, panjangnya sekitar 200 meter. Kita akan ratakan kedua sisi supaya air tidak lagi menggenang,” ujar Dohar, Rabu (1/10).

Dohar menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menuntaskan sejumlah pekerjaan perbaikan jalan rusak di beberapa titik Batam. Setelah perbaikan selesai, alat berat akan dipindahkan ke Simpang Helm untuk mempercepat penimbunan.

“Setelah pekerjaan jalan rusak selesai, alat berat langsung kita bawa ke sana. Jadi, sekalian perbaikan jalan dan timbunan agar tidak mengganggu pekerjaan lain,” katanya.

Menurutnya, peninggian jalan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan instansi terkait agar pekerjaan bisa berjalan lancar.

“Intinya, Simpang Helm jadi prioritas kita tahun ini. Karena laporan masyarakat memang sering masuk soal banjir di sana,” tegasnya.

Banjir di Simpang Helm bukan kali pertama terjadi. Hampir setiap hujan deras, ruas jalan di lokasi tersebut selalu digenangi air hingga memaksa pengendara melintas dengan perlahan. Kondisi ini menimbulkan antrean panjang kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Sejumlah pengendara mengaku khawatir melintas di jalan itu ketika hujan deras. Selain memperbesar risiko kecelakaan, kendaraan roda dua kerap mogok akibat mesin kemasukan air.

“Kalau sudah hujan deras, pasti banjir di sana. Kita harus hati-hati banget, takut jatuh. Apalagi kalau motor mati di tengah jalan, tambah bahaya,” ujar Roni, seorang pengendara yang rutin melewati jalan tersebut.

Dengan adanya rencana penimbunan jalan, warga berharap banjir di Simpang Helm tidak lagi terulang. Pemerintah juga diminta memperhatikan saluran drainase di sekitar lokasi agar air hujan bisa mengalir lancar. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#Simpang Helm Batam