Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Huruf-Huruf Tulisan Masjid Bukit Indah Sukajadi, Batam, Digondol Maling

Muhammad Syaban • Rabu, 10 Desember 2025 | 18:00 WIB

 

Huruf huruf khusus di dinding pagar masjid hilang dicuri maling.
Huruf huruf khusus di dinding pagar masjid hilang dicuri maling.
batampos - Tulisan “Masjid Bukit Indah Sukajadi” yang terpasang di bagian depan masjid, tepat di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, hilang satu per satu dalam beberapa minggu terakhir. Huruf-huruf berukuran sekitar 40 sentimeter itu terpasang sejak masjid berdiri pada 2004 dan kondisinya masih sangat baik sebelum dicuri.

Imam Masjid Bukit Indah Sukajadi, Andi Akbar, menceritakan kasus ini bermula pada 24 November 2025. Saat itu, satu huruf hilang. Namun dalam hitungan hari, huruf lain ikut lenyap hingga kini hampir seluruhnya dicopot pencuri.

Puncaknya terjadi pada Senin (8/12) dini hari, ketika dua pelaku kembali beraksi dan sempat ditangkap pengurus masjid, namun berhasil melarikan diri.

“Hurufnya itu masih bagus semua, gak ada yang rusak. Mulai copot karena ulah pencuri,” kata Andi kepada Batam Pos, Selasa (9/12) sore.

Ia menjelaskan, pelaku tidak sempat tertangkap jelas wajahnya. Saat dikejar, mereka kabur dan meninggalkan sepeda motor Yamaha Vega merah-hitam tanpa pelat nomor di lokasi.

Menurut Andi, sejak kejadian pertama pada 24 November, pihak masjid meningkatkan penjagaan malam. Security melakukan patroli rutin, termasuk memeriksa area depan masjid. Namun pelaku tetap mencari celah dengan berbagai modus, salah satunya berpura-pura memetik kangkung liar di sekitar masjid.

“Kalau security lengah sedikit, mereka langsung ambil. Dan kemarin itu puncaknya, jam tiga subuh mereka nekat lagi,” ujarnya.

Pada dini hari itu, security bersama jamaah yang menginap di masjid mendengar suara mencurigakan. Saat didekati, benar saja, terlihat dua orang sedang berusaha mencopot huruf. Satu pelaku sempat ditangkap, tetapi akhirnya kabur menyelinap ke area gelap di sekitar masjid.

Pelaku disebut beberapa kali datang dengan motor yang sama. Mereka juga pernah beraksi saat waktu Magrib, ketika security fokus menjaga bagian dalam masjid.

“Biasanya mereka operasi jam dua sampai jam tiga subuh. Kalau bisa ambil, mereka langsung copot dua huruf sekaligus, bukan satu,” jelas Andi. Total huruf pada tulisan itu berjumlah 24.

Keesokan paginya, pihak masjid mencari pelaku di rawa-rawa seberang masjid. Sekitar pukul enam pagi, seorang pria berkaus hitam dan penuh lumpur berjalan di depan masjid. Ia dikejar security dan satpam komplek hingga akhirnya diamankan.

“Waktu diperiksa, dia memang tidak mengaku ambil huruf di sini. Tapi di tasnya ada gulungan kabel tembaga dan gunting. Katanya itu hasil mencuri di Batu Aji,” ucap Andi.

Meski pelaku tidak mengaku mencuri huruf masjid, pengurus tetap menyerahkannya ke Polresta Barelang untuk diproses. Motor yang ditinggalkan pelaku hingga kini masih diamankan di lingkungan masjid. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#masjid #tulisan #huruf