Batam Jadi Pilot Project Jaringan Gas Nasional, Pengganti LPG 3 Kg
Arjuna• Rabu, 24 Desember 2025 | 09:00 WIB
Warga membeli gas 3 Kg bersubsidi saat operasi pasar di Batam Centre.
BATAM– Pemerintah pusat terus mendorong percepatan transisi energi nasional dengan mengembangkan jaringan gas (jargas) perkotaan sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram. Dalam program strategis tersebut,Kota Batam resmi ditetapkan sebagai pilot project jaringan gas nasional.
Penetapan ini mengemuka dalamRapat Koordinasi dan Diskusi Rencana Pelaksanaan Pilot Project Jargasyang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam,Amsakar Achmad, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Senin (22/12/2025).
Amsakar menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat kepada Batam. Menurutnya, keberhasilan program jaringan gas sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga pemangku kepentingan terkait.
"Untuk mencapai tujuan besar program jargas, dibutuhkan ikhtiar bersama, termasuk penataan penggunaan LPG 3 kilogram yang selama ini menjadi sumber energi utama rumah tangga," ujar Amsakar.
Ia menambahkan, seluruh konsep dan skema pelaksanaan akan dibahas secara mendalam oleh tim teknis agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Amsakar juga menyoroti kebijakan nasional LPG 3 kilogram, di mana permintaan terus meningkat, sementara kuota nasional justru mengalami penurunan.
"Batam sudah ditetapkan sebagai pilot project. Harapannya, program ini berhasil dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.
Pengembangan jaringan gas perkotaan menjadi salah satu indikator penting dalam program prioritas nasional untuk memperkuat kemandirian energi. Dengan posisi strategis sebagai kawasan industri, perdagangan, dan jasa bertaraf internasional, Batam dinilai tepat menjadi wilayah percontohan infrastruktur energi modern dan terintegrasi. (*)