Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kebakaran di Seibeduk, Kapolsek: Perhatikan Jaringan Listrik di Rumah

Yofie Yuhendri • Selasa, 27 Januari 2026 | 08:53 WIB
Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya yang melalap dua rumah di Perumahan Permata Asri 1 Tahap 1, Kecamatan Sei Beduk, ludes terbakar, Sabtu (24/1) malam. F. tangkapan layar video grup WA
Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya yang melalap dua rumah di Perumahan Permata Asri 1 Tahap 1, Kecamatan Sei Beduk, ludes terbakar, Sabtu (24/1) malam. F. tangkapan layar video grup WA

batampos - Peristiwa kebakaran yang disebabkan korsleting tengah marak terjadi pada awal tahun ini. Terbaru, api menghanguskan dua unit rumah di Perumahan Permata Asri 1 Tahap 1, Seibeduk.

Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral mengatakan dalam kebakaran tersebut api diduga berasal dari colokan listrik yang berada di dalam kamar.

“Dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi, penyebab kebakaran karena korsleting,” ujarnya, Senin (26/1).

Dengan adanya peristiwa ini, ia mengimbau masyarakat untuk dapat memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman.

"Kami mengimbau agar lebih berhati-hati dalam penggunaan aliran listrik. Harus lebih waspada dan peduli lagi,” katanya.

Selain itu,, masyarakat diminta untuk rutin mengecek posisi steker alat elektronik yang terpasang pada stop kontak. Sebab, posisi steker longgar dapat menimbulkan percikan listrik.

"Perhatikan jaringan-jaringan listrik yang perlu perbaikan atau pergantian,” ungkapnya.

Sementara Zein, salah seorang korban mengatakan dalam kebakaran tersebut ia kehilangan seluruh isi rumah dan mengalami kerugian mencapai Rp 300 juta.

“Semua barang di dalam rumah habis. Banyak elektronik, dokumen juga habis semuanya,” ujarnya.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya. Sebab, kebakaran tersebut terjadi saat ia meninggalkan rumah.

“Mungkin kalau meninggalkan rumah harus lebih waspada lagi. Semua listrik dicek sebelum pergi,” tutupnya.(*)

 

Editor : Ahmadi Sultan
#kebakaran di batam