batampos - Arus investasi yang terus mengalir ke Batam belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kinerja seluruh sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di saat pajak daerah hampir menyentuh target maksimal, sebagian sektor retribusi justru tertinggal cukup jauh.
Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menunjukkan, hingga akhir 2025, capaian pajak daerah telah menembus 95 persen. Namun retribusi daerah hanya mampu bergerak di kisaran 71 persen, menciptakan jarak yang mencolok di tengah optimisme pertumbuhan ekonomi kota industri ini.
Kepala Bapenda, Raja Azmansyah, mengatakan capaian tersebut didorong oleh kinerja sejumlah objek pajak utama yang bahkan melampaui target.
“Untuk pajak daerah tahun 2025, realisasinya di angka 95 persen. Bahkan ada tiga objek pajak yang capaiannya lebih dari 100 persen,” ujar Raja kepada Batam Pos, Rabu (4/1) siang.