Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerindra Kepri Minta Polemik Li Claudia Disikapi Bijak: Jangan Perkeruh Suasana

S
Penulis: Slamet Widodo❯
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri, Iman Sutiawan. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos.
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri, Iman Sutiawan. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos.

Advertisement

batampos – Polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terus menjadi sorotan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Gerindra Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat untuk melihat persoalan secara utuh dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan.

Iman menilai, pernyataan yang disampaikan Li Claudia muncul dari kepedulian seorang pemimpin terhadap kondisi sosial di lapangan, termasuk aktivitas yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan.

Advertisement

“Bu Li pada dasarnya memiliki kepedulian besar terhadap Batam. Dalam situasi yang penuh dinamika, ketegasan itu muncul karena ingin melindungi daerahnya. Batam ini rumah bersama yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat, agar tetap menjaga suasana sejuk dan tidak memperbesar perbedaan tafsir yang berpotensi memicu gesekan sosial di kota yang majemuk seperti Batam.

“Tidak ada niat merendahkan siapa pun. Saya percaya masyarakat bisa membedakan mana ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan mana sikap terhadap masyarakat kecil,” katanya.

Advertisement

Menurut Iman, persoalan tersebut sejatinya telah diselesaikan secara kekeluargaan. Li Claudia disebut telah bertemu langsung dengan sejumlah tokoh masyarakat yang sebelumnya merasa tersinggung.

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sehingga menghasilkan kesepahaman bersama.

“Mereka sudah duduk bersama, saling memahami, bahkan mendukung untuk membangun Batam ke depan. Jadi tidak ada persoalan yang perlu diperbesar,” ujarnya.

Ia menegaskan, komunikasi yang baik menjadi kunci untuk meredakan kesalahpahaman dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Advertisement

Artikel Terkait

Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Gerindra menyatakan setuju parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebesar 5 persen dalam pembahasan revisi UU Pemilu.

Hari Bakti ke-55 BP Batam, Amsakar Tekankan Kolaborasi dan Perbaikan Pelayanan

Hari Bakti ke-55 BP Batam, Amsakar Tekankan Kolaborasi dan Perbaikan Pelayanan

Memperingati Hari Bakti ke-55, BP Batam menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dan meningkatkan pelayanan

       BP Batam Buka Opsi Tarik Air dari Lingga

BP Batam Buka Opsi Tarik Air dari Lingga

BP Batam membuka opsi mendatangkan air dari Kabupaten Lingga untuk memenuhi kebutuhan air Batam yang terus meningkat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer