Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen dalam Revisi UU Pemilu

J
Penulis: JawaPos❯
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono Bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Sugiono dalam acara Buka Puasa Bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (JawaPos)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono Bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Sugiono dalam acara Buka Puasa Bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (JawaPos)

Advertisement

batampos – Partai Gerindra menyatakan setuju jika ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) ditetapkan sebesar 5 persen.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Sugiono mengatakan, sikap tersebut telah dibahas dalam pertemuan pimpinan partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintah.

“Kalau kita setuju di 5 persen,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Advertisement

Sugiono menjelaskan, ketua umum dan pimpinan partai politik koalisi pemerintah sebelumnya menggelar pertemuan untuk membahas sejumlah agenda terkait revisi UU Pemilu. Dalam pertemuan tersebut, Gerindra diwakili Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Sugiono tidak menghadiri pertemuan itu karena tengah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda KTT BRICS di New Delhi, India.

Menurut Sugiono, salah satu materi yang dibahas adalah besaran parliamentary threshold. Dari pembahasan tersebut, Gerindra menyatakan persetujuan terhadap angka 5 persen, sebagaimana sikap yang sebelumnya disampaikan Partai Golkar.

Advertisement

“Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen seperti juga kemarin Golkar menyampaikan dan saya kira itu yang kita sepakati,” ujarnya.

Meski demikian, pembahasan revisi UU Pemilu belum menghasilkan kesepakatan final. Sugiono mengatakan para ketua umum partai politik koalisi pemerintah akan kembali bertemu untuk membahas dan menentukan kesepakatan bersama.

“Itu yang kemarin dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatannya kita kumpul lagi,” katanya.

Selain ambang batas parlemen, Sugiono mengatakan revisi UU Pemilu perlu diarahkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih efektif dan efisien.

Advertisement

Artikel Terkait

Gerindra Kepri Minta Polemik Li Claudia Disikapi Bijak: Jangan Perkeruh Suasana

Gerindra Kepri Minta Polemik Li Claudia Disikapi Bijak: Jangan Perkeruh Suasana

Polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait pernyataan Wakil Wali Kota Batam/Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terus menjadi sorotan

PAN Setuju Parliamentary Threshold Dibahas Koalisi, Minta Tak Lebih dari 4 Persen

PAN Setuju Parliamentary Threshold Dibahas Koalisi, Minta Tak Lebih dari 4 Persen

PAN menyatakan akan mengikuti kesepakatan koalisi soal parliamentary threshold Pemilu 2029, tetapi Viva Yoga berharap ambang batas parlemen

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer