Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Buliang dan Kibing Kembali Banjir, Warga Keluhkan Drainase

Yofie Yuhendri • Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:30 WIB

Banjir di kawasan Batuaji, beberapa waktu lalu. F. Yopi Yuhendri/Batam Pos
Banjir di kawasan Batuaji, beberapa waktu lalu. F. Yopi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Banjir kembali merendam dua kawasan di Kecamatan Batuaji, yakni Buliang dan Kibing, setiap kali hujan deras mengguyur. Kondisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini kembali melumpuhkan arus lalu lintas dan mengganggu aktivitas warga.

Di sejumlah titik, genangan air membuat kendaraan roda dua tak bisa melintas. Pengendara terpaksa memutar arah atau nekat menerobos banjir dengan risiko mesin mogok.

“Sudah bertahun-tahun banjir seperti ini. Tidak bisa dilalui motor karena bisa mogok,” ujar Eri, warga Buliang, Jumat (20/2).

Menurut Eri, banjir dipicu luapan drainase yang tak mampu menampung debit air saat hujan deras. Ia menilai perbaikan jalan yang dilakukan selama ini belum diimbangi pembenahan saluran air.

“Sampai kapan banjir seperti ini? Jalan sudah bagus, tapi drainase tidak diperbaiki,” keluhnya.

Camat Batuaji, Addi Harnus, membenarkan persoalan utama di titik banjir tersebut adalah kondisi drainase yang sempit dan kerap tersumbat sampah.

“Ini sudah berlangsung lama, permasalahannya memang drainase,” ujarnya.

Meski begitu, Addi menyebut jumlah titik banjir di Batuaji telah berkurang signifikan. Sebelumnya, pihak kecamatan bersama warga melakukan gotong royong membersihkan drainase sepanjang sekitar satu kilometer.

“Sekarang tinggal dua titik saja,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tidak hanya untuk mengatasi genangan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah.

“Kesadaran masyarakat memang masih perlu ditingkatkan. Kami ingin merangsang warga agar rutin membersihkan lingkungan masing-masing,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim