batampos – Anggota DPD RI dapil Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, menerima kunjungan jajaran Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri, Selasa (24/2), di Kantor DPD RI Kepri, Batam.
Pertemuan tersebut tak sekadar silaturahmi. Dalam suasana hangat, Sekar dan para pewarta foto berdiskusi mengenai penguatan sinergi antara lembaga perwakilan daerah dan insan pers, khususnya pewarta foto, dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdampak bagi masyarakat.
Berbagai isu mengemuka, mulai dari peran strategis media visual dalam mendukung pembangunan daerah hingga peluang kolaborasi konkret antara wakil daerah dan organisasi profesi kewartawanan.
Sekar menegaskan komitmennya membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk PFI Kepri. Ia juga menyatakan siap berkolaborasi dalam program ke depan.
“Saya siap membersamai. Mungkin saat ini belum ada gambaran konkret, tetapi ke depan bisa disinkronkan dengan program PFI,” ujarnya.
Salah satu ide yang mencuat adalah kolaborasi fotografi promosi untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kepri. Menurut Sekar, kekuatan visual dapat meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar.
Ia juga membuka peluang diskusi lanjutan setelah pelantikan pengurus dan pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) PFI Kepri yang dijadwalkan pada April 2026.
Sementara itu, Ketua PFI Kepri, Tommy Purniawan, mengatakan kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pewarta foto dan DPD RI sebagai representasi daerah di tingkat pusat.
Menurut Tommy, momentum ini sekaligus memperkenalkan kembali kepengurusan PFI Kepri yang sempat vakum beberapa tahun terakhir.
“PFI sudah berdiri di Kepri sejak 2004. PFI Kepri adalah rumah bagi pewarta foto yang menyampaikan pesan dan cerita melalui karya visual,” ujarnya.
Ia menambahkan, PFI Kepri secara konsisten menggelar pameran foto, pelatihan, dan workshop fotografi jurnalistik guna mendorong generasi muda lebih peka terhadap makna dan pesan di balik setiap karya foto.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat komunikasi publik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Riau. (*)
Editor : Jamil Qasim