batampos – Dua nelayan asal Tanjung Uma, Batam, berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka gunakan tenggelam di perairan sekitar Pulau Putri, Nongsa, Sabtu (15/3) malam. Proses penyelamatan melibatkan tim gabungan dari Bakamla Batam, TNI AL, serta nelayan setempat.
Kedua nelayan tersebut bernama Waldi (50) dan Aris (58). Mereka diketahui berangkat melaut sekitar pukul 18.00 WIB untuk mencari ikan di perairan Nongsa.
Namun sekitar pukul 21.00 WIB, Waldi menghubungi rekannya dan mengabarkan bahwa kapal yang mereka gunakan tenggelam di sekitar Pulau Putri. Dalam kondisi darurat, Waldi mengaku berhasil menyelamatkan diri dengan berenang sambil berpegangan pada penutup fiber kapal yang mengapung di laut.
Sementara rekannya, Aris, sempat terpisah dan tidak terlihat setelah kapal tenggelam.
Informasi kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada petugas sekitar pukul 21.40 WIB. Laporan awal disampaikan oleh rekan korban kepada tim SAR, lalu diteruskan ke Stasiun Bakamla Batam untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Stasiun Bakamla Batam memerintahkan personel bersama awak kapal cepat HSC 32-02 bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.
Sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari personel Bakamla Batam, Pos Angkatan Laut (Posal) Nongsa, serta nelayan setempat tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 22.30 WIB, kedua nelayan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Waldi ditemukan di sekitar Pulau Putri, sedangkan Aris ditemukan di kawasan Pantai Palm Spring, Nongsa.
Selain mengevakuasi korban, tim gabungan juga berhasil menemukan kapal nelayan yang tenggelam dan menariknya ke tepi Pulau Putri.
Sekitar pukul 23.00 WIB, keluarga kedua korban tiba di lokasi evakuasi di kawasan Pantai Palm Spring. Selanjutnya pada pukul 23.30 WIB, Waldi dan Aris dibawa ke Posal Nongsa untuk pemeriksaan awal.
Setelah dipastikan dalam kondisi aman, keduanya dijemput pihak keluarga sekitar pukul 00.15 WIB dan kembali ke kediaman mereka di kawasan Tanjung Uma, Kampung Agas, Batam.
“Untuk kedua nelayan berhasil diselamatkan,” ujar Diki, salah satu personel Bakamla. (*)
Editor : Jamil Qasim