batampos – Tingginya kepedulian sosial masyarakat Batam pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah tercermin dari besarnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang mencapai Rp55 miliar.
Data Kementerian Agama Kota Batam mencatat, dari total tersebut, sekitar Rp51 miliar telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berbagi, terutama selama Ramadan hingga Idulfitri.
Baca Juga: Pencarian Pria yang Lompat di Jembatan 5 Barelang Masih Nihil
“Pengumpulan dana ZIS berasal dari Badan Amil Zakat Nasional dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kota Batam,” ujarnya, Selasa (24/3).
Ia merinci, zakat fitrah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp31 miliar, disusul zakat maal sebesar Rp19 miliar. Sementara itu, zakat fidyah tercatat Rp68 juta dan infak-sedekah mencapai Rp4 miliar.
Menurut Budi, tingginya penghimpunan ZIS tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Di sisi lain, pelaksanaan ibadah Ramadan hingga Idulfitri di Batam tahun ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sebanyak 1.020 titik pelaksanaan salat Idulfitri tersebar di seluruh wilayah kota. Penyebaran ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya menyampaikan bahwa distribusi lokasi tersebut bertujuan memberikan kenyamanan sekaligus menghindari penumpukan jemaah.
“Penyebaran lokasi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat serta memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Dari total tersebut, sebanyak 943 lokasi berada di masjid, 42 di musala, dan 35 titik lainnya di lapangan atau halaman masjid. (*)
Editor : Jamil Qasim