Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Eskalasi Tajam! Operasi Epic Fury Bikin Hubungan Amerika Serikat dan Iran Kembali Memanas

Juliana Belence • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:15 WIB
Operasi Epic Fury yang digunakan Amerika Serikat kepada Iran. (x.com/CENTCOM)
Operasi Epic Fury yang digunakan Amerika Serikat kepada Iran. (x.com/CENTCOM)

batampos - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan operasi militer besar bernama Operation Epic Fury.

Operasi gabungan bersama Israel disebut menargetkan fasilitas militer, sistem rudal, dan infrastruktur strategis Iran yang dianggap mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

Operasi disebut sebagai kampanye militer terkoordinasi untuk menghancurkan kemampuan militer Iran, termasuk sistem rudal, fasilitas nuklir, dan armada lautnya.

Operasi ini digambarkan sebagai langkah tegas dan presisi untuk menghilangkan ancaman Iran terhadap keamanan kawasan dan mencegah negara mengembangkan senjata nuklir.

Serangan udara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menghantam berbagai lokasi strategis di Iran. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Timur Tengah serta sekutu - sekutu Washington di kawasan Teluk.

Baca Juga: Krisis Energi Global Memburuk, Uni Eropa Kucurkan Rp611 Triliun Imbas Konflik Timur Tengah

Eskalasi ini menyebabkan gangguan besar pada jalur perdagangan global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting ekspor minyak dunia.

Amerika Serikat bahkan melakukan pengetatan blokade laut terhadap kapal - kapal Iran yang mencoba melewati wilayah konflik. 

Beberapa insiden penembakan kapal dan operasi militer terbatas di laut dilaporkan terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah Amerika Serikat juga memberikan ultimatum kepada Iran untuk menerima kesepakatan damai atau menghadapi peningkatan serangan militer. 

Amerika Serikat menyebut operasi telah selesai secara militer. Namun, fokus bergeser ke pengamanan jalur laut dan negosiasi diplomatik yang masih rapuh.(*)

Editor : Juliana Belence
#operasi militer #Epic Fury #amerika serikat #iran