Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

73 Hari Perang Iran, AS Sudah Habiskan Dana Rp 507 Triliun

Chahaya Simanjuntak • Selasa, 12 Mei 2026 | 23:50 WIB
Stok Rudal AS Terkuras Akibat Perang Iran, Laporan Ungkap Washington Hadapi Risiko Kekurangan Amunisi - Image
Stok Rudal AS Terkuras Akibat Perang Iran. AS telah menghabiskan dana sekitar Rp 507 triliun selama 73 hari perang ini.

Batampos - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan hampir USD29 miliar selama 73 hari perang atau operasi militer melawan Iran. Jumlah ini setara dengan Rp 507 triliun (kurs Rp 17.500/dolar AS).

"Dalam kesaksian sebelumnya, jumlahnya 25 miliar dolar AS. Namun tim gabungan staf dan pengawas anggaran terus memperbarui estimasi nilai itu, dan sekarang kami perkirakan mendekati 29 miliar dolar AS," ujar Wakil Menteri Perang sekaligus Kepala Keuangan Militer AS, Jules W. Hurst III seperti dilansir dari Sputnik News, Selasa (12/5/2026).

Peningkatan nilai itu, kata Hurst karena biaya perbaikan dan penggantian peralatan. "Itu juga sudah termasuk biaya operasional umum untuk menjaga pasukan di lapangan,” ujar Hurst dalam sidang Komite Anggaran Pertahanan DPR AS.

Baca Juga: PBC Sukses Gelar Diseminasi IV Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Konflik antara AS dan Iran meletus sejak 28 Februari 2026, ketika Washington bersama Israel melancarkan serangan udara terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan besar dan korban sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan, memicu eskalasi yang hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan gas alam cair global.

Dampaknya, harga energi melonjak tajam dan menambah tekanan pada perekonomian global.

Sejak itu, pemerintahan Presiden Donald Trump memperluas operasi militer dengan alasan menjaga keamanan regional dan menekan kemampuan Iran.

Baca Juga: Dua Pelajar SMA Negeri 1 Siantan, Kelara dan Rifqy Wakili Anambas di Paskibraka Provinsi Kepri

Washington juga menegaskan bahwa operasi tersebut bertujuan melemahkan kapasitas militer dan ekonomi Teheran.

Hurst menekankan, biaya operasi terus meningkat seiring lamanya konflik.

Pemerintah AS kini menghadapi tantangan fiskal besar, sementara Kongres menuntut transparansi atas penggunaan anggaran pertahanan. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Biaya Perang Iran #Dana Perang Iran #amerika serikat #perang iran