Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kemlu RI Sebut Kondisi WNI Korban Pembajakan MT Honour di Somalia Sehat

Antara • Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB
KELUARGA salah satu awak yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia menunjukkan foto korban kepada wartawan di Gowa, Sulawesi Selatan. F ANTARA/Handout/aa.
KELUARGA salah satu awak yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia menunjukkan foto korban kepada wartawan di Gowa, Sulawesi Selatan. F ANTARA/Handout/aa.

Batampos - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan seluruh awak kapal WNI korban pembajakan MT Honour 25 di Somalia dalam kondisi sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan.

Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk menindaklanjuti kasus pembajakan kapal tersebut.

Kemlu, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait juga telah menghubungi keluarga awak kapal serta memastikan pemerintah terus mengupayakan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri.

Baca Juga: Harga Ayam Potong dan Daging Naik di Tanjungpinang, Ini Kata Disdagin

Menurut Kemlu, proses negosiasi antara otoritas setempat, manajemen kru, dan pihak terkait lainnya di Somalia masih berlangsung hingga kini.

Sebelumnya, kapal MT Honour 25 dilaporkan dibajak pada 22 April di perairan sekitar Hafun, Somalia.

Kapal itu diawaki empat ABK WNI, 10 awak asal Pakistan, serta masing-masing satu awak dari India dan Myanmar.

Pada 26 April, keluarga korban meminta Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah untuk menjamin keselamatan para awak kapal.

Empat ABK WNI tersebut berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#WNI Disandera #Pembajakan MT Honour #Bajak Somalia