Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ledakan Dahsyat di Quetta Tewaskan Personel Militer dan Warga Sipil

jpg • Senin, 25 Mei 2026 | 09:31 WIB
Warga dan aparat kepolisian berkumpul di lokasi ledakan dekat jalur kereta api di Quetta, Pakistan, Minggu (24/5/2026) / Foto: (Gulf News)
Warga dan aparat kepolisian berkumpul di lokasi ledakan dekat jalur kereta api di Quetta, Pakistan, Minggu (24/5/2026) / Foto: (Gulf News)

batampos — Insiden kekerasan bersenjata kembali mengguncang Pakistan setelah ledakan besar menghantam jalur kereta api di wilayah barat daya negara tersebut. Sedikitnya 24 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka dalam peristiwa yang memicu kepanikan luas itu.

Ledakan terjadi di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, saat sebuah kereta yang mengangkut personel militer melintas di dekat kawasan Chaman Phatak.

Kekuatan ledakan menyebabkan dua gerbong kereta terguling dan terbakar hebat. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, sementara rekaman video yang beredar memperlihatkan kondisi gerbong yang hancur dan dilalap api.

Dilansir Gulf News, Minggu (24/5/2026), peristiwa ini menambah panjang daftar serangan bersenjata di Balochistan, wilayah yang selama ini dikenal rawan konflik dan kerap menjadi sasaran serangan terhadap aparat keamanan, fasilitas pemerintah, maupun warga sipil.

Otoritas setempat menyebut investigasi masih berlangsung dan belum ada kesimpulan awal terkait pihak yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi dan laporan visual di lapangan, dampak ledakan tidak hanya menghancurkan rangkaian kereta, tetapi juga merusak bangunan di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah kendaraan yang terparkir di dekat area ledakan turut mengalami kerusakan akibat kuatnya gelombang ledakan.

Seorang pejabat senior mengatakan kepada AFP bahwa beberapa korban tewas merupakan personel militer yang sedang berada dalam perjalanan menggunakan kereta tersebut. Namun, jumlah pasti anggota militer yang menjadi korban belum dirinci lebih lanjut.

Sementara itu, pihak rumah sakit setempat melaporkan lebih dari 50 korban luka telah dievakuasi untuk menjalani perawatan medis. Sejumlah korban disebut berada dalam kondisi kritis.

Tim penyelamat, ambulans, dan kereta bantuan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta membantu proses pemulihan awal di area terdampak. Proses evakuasi berlangsung di tengah puing-puing, asap, dan kerusakan parah pada infrastruktur rel.

Menteri Perkeretaapian Pakistan mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan “terorisme pengecut”. Pemerintah menegaskan insiden itu tidak akan melemahkan tekad negara dalam menghadapi ancaman keamanan di wilayah tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Provinsi Balochistan melalui pejabat Babar Yousafzai menyatakan penyelidikan resmi telah dibuka untuk mengungkap pelaku serangan. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan mematikan tersebut.

Quetta dan wilayah sekitarnya selama bertahun-tahun dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi. Berbagai serangan terhadap infrastruktur dan aparat keamanan kerap terjadi di wilayah itu. Namun, skala ledakan kali ini kembali menegaskan rapuhnya situasi keamanan di kawasan strategis Pakistan tersebut. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Pakistan #kereta api #Ledakan Dahsyat