batampos - Dubai resmi menghadirkan pantai khusus perempuan yang dilengkapi sistem privasi penuh dan fasilitas modern di kawasan Al Mamzar Beach. Pantai disebut sebagai salah satu pantai perempuan pertama di dunia yang beroperasi selama 24 jam.
Pemerintah Dubai menilai proyek ini sebagai bagian dari pengembangan wisata yang lebih inklusif dan ramah perempuan. Proyek disebut berada di bawah rencana pengembangan pantai senilai AED3 miliar, mencakup area 4 juta kaki persegi dan ditargetkan mampu menampung hingga 7 juta pengunjung per tahun.
Bagian yang paling menarik adalah klaim bahwa kawasan akan memiliki pantai khusus perempuan pertama di dunia yang buka 24 jam dengan area berpagar untuk menjaga privasi.
Pantai dilengkapi pagar privasi tinggi, aturan larangan foto dan video, serta seluruh staf perempuan mulai dari penjaga pantai, petugas keamanan, hingga pekerja administrasi.
Dubai ingin menghadirkan kawasan pantai modern yang lebih inklusif, aman, dan nyaman bagi perempuan serta keluarga. Pengunjung perempuan mendapatkan akses terpisah, fasilitas renang malam, serta penjagaan penuh tanpa kehadiran staf laki - laki.
Baca Juga: AS dan Iran Sepakat Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Berpotensi Stabil
Proyek Al Mamzar juga menghadirkan berbagai fasilitas baru seperti floating walkway di atas laut, jalur jogging dan sepeda, area olahraga air, taman bermain anak, restoran waterfront, hingga zona kebugaran modern.
Proyek Al Mamzar Beach menelan biaya sekitar Dh500 juta dan menjadi bagian penting dari Dubai 2040 Urban Master Plan yang fokus pada pengembangan ruang publik dan pariwisata pesisir.
Aturan no-photography menjadi salah satu fitur utama pantai tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung perempuan.
Sistem pengawasan pintar berbasis AI disebut mulai diterapkan untuk membantu keamanan kawasan pantai. Pantai perempuan memang dirancang untuk memberi ruang yang lebih privat bagi pengunjung wanita.(*)
Editor : Juliana Belence