batampos - Eropa Barat tengah menghadapi gelombang panas ekstrem yang tidak biasa untuk bulan Mei dengan suhu melonjak tajam di beberapa negara.
Inggris, Prancis, dan Irlandia menjadi wilayah yang paling terdampak setelah mencatat atau mendekati rekor suhu tertinggi dalam sejarah pengukuran cuaca.
Inggris mencatat rekor suhu tertinggi untuk bulan Mei dengan mencapai 34,8 C di Kew Gardens, London. Ini melampaui rekor sebelumnya yang telah bertahan lebih dari 100 tahun.
Beberapa wilayah lain di Inggris juga mengalami suhu di atas 33 C. Periode ini menjadi gelombang panas terkuat dalam sejarah negara.
The U.K. Health Security Agency telah mengeluarkan peringatan kesehatan tingkat pertama dengan memperingatkan peningkatan kematian, khususnya di kalangan lansia. Lonjakan suhu sangat tidak biasa untuk bulan Mei. Kondisi bahkan setara dengan pertengahan musim panas.
Baca Juga: Malaysia Ancam Bawa Israel ke ICJ terkait Dugaan Penyiksaan Aktivis Gaza
Tekanan udara tinggi yang menjebak udara panas di wilayah Eropa Barat. Prancis juga mencatat rekor suhu tertinggi untuk bulan Mei dengan beberapa wilayah mencatat suhu di atas 37 C.
Pemerintah Prancis mengaktifkan peringatan panas di puluhan departemen akibat kondisi ekstrem. Otoritas meteorologi Prancis menyebut gelombang panas tidak biasa untuk awal musim panas.
Fenomena dikaitkan dengan heat dome yang menjebak udara panas dari Afrika Utara di atas Eropa Barat. Irlandia juga mengalami suhu ekstrem dengan catatan mencapai sekitar 28,8 C hingga mendekati 31 C.
Ini menjadi salah satu suhu tertinggi yang pernah tercatat di negara tersebut pada bulan Mei. Para ahli mengatakan bahwa cuaca ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya membahayakan banyak orang.(*)
Editor : Juliana Belence