Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Paus Leo XIV Rilis Ensiklik Perdana, Ingatkan Dunia tentang Krisis Moral Teknologi Modern

Juliana Belence • Kamis, 28 Mei 2026 | 10:15 WIB
Paus Leo XIV Rilis dokumen besar tentang AI. (x.com/Tasnimnews_EN)
Paus Leo XIV Rilis dokumen besar tentang AI. (x.com/Tasnimnews_EN)

batampos - Paus Leo XIV resmi meluncurkan dokumen ajaran besar pertamanya sejak terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik. Dalam ensiklik berjudul Magnifica Humanitas, Vatikan menempatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai salah satu tantangan moral terbesar dunia modern. 

Dokumen yang dirilis pada Senin (25/5), menyoroti berbagai risiko AI, mulai dari penyebaran disinformasi, hilangnya pekerjaan manusia, hingga ancaman penggunaan senjata otonom dalam peperangan.

Dokumen setebal hampir 43 ribu kata menjadi karya ajaran terbesar pertama dalam masa kepausan. Dalam ensiklik, Paus Leo XIV memperingatkan bahwa perkembangan AI yang tidak dikendalikan dapat menciptakan "Menara Babel Baru".

Menara Babel Baru diartikan sebagai simbol ambisi manusia yang kehilangan arah moral dan spiritual. Paus Leo menjelaskan bahwa AI memang mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi teknologi tidak memiliki hati nurani, empati, tanggung jawab moral, maupun kemampuan membangun relasi manusiawi.

Ia meminta agar AI ditempatkan sebagai alat untuk membantu manusia, bukan menggantikan nilai kemanusiaan itu sendiri. Vatikan juga menyoroti bahaya penggunaan AI dalam sistem persenjataan modern.

Baca Juga: Israel Tembakkan Granat Kejut saat Warga Palestina Shalat Idul Adha di Masjid Ibrahimi

"Kemanusiaan sedang tergelincir ke dalam budaya kekuasaan yang penuh kekerasan. Perdamaian tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan, tetapi hanya sebagai jeda rapuh di antara konflik," ujar Pope Leo XIV, dikutip dari Reuters, Kamis (28/5).

Paus Leo secara tegas menolak keputusan mematikan yang sepenuhnya diserahkan kepada mesin atau sistem otomatis tanpa kendali manusia. Ia menyebut perkembangan senjata otonom berpotensi menurunkan batas moral dalam peperangan dan memperbesar risiko konflik global.

Paus Leo XIV mengkritik dominasi perusahaan teknologi raksasa yang dinilai memiliki pengaruh lebih besar dibanding banyak negara. 

Ia memperingatkan bahwa monopoli data, algoritma, dan otomatisasi dapat memperparah ketimpangan sosial sekaligus memicu pengangguran massal akibat hilangnya pekerjaan manusia.

Banyak pengamat menilai ensiklik Magnifica Humanitas merupakan versi modern dari Rerum Novarum, dokumen legendaris Paus Leo XIII pada 1891 yang membahas dampak Revolusi Industri terhadap buruh dan masyarakat. 

Paus Leo XIV memosisikan AI sebagai tantangan sosial terbesar abad ke-21 yang memerlukan aturan global dan pendekatan etis bersama.

Dokumen tersebut mendapat sorotan luas karena melibatkan sejumlah tokoh teknologi dalam acara peluncurannya di Vatikan, termasuk salah satu pendiri perusahaan AI Anthropic, Christopher Olah. 

Kehadiran tokoh industri AI dinilai sebagai sinyal bahwa Gereja Katolik ingin terlibat langsung dalam pembentukan etika teknologi masa depan.(*)

Editor : Juliana Belence
#Magnifica Humanitas #ensiklik #AI #Paus Leo XIV #dokumen