Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dubes China Optimistis Hubungan Indonesia–China Kian Kuat di Bawah Prabowo dan Xi Jinping

Antara • Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:31 WIB
residen Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping dalam suatu kesempatan di Balai Agung Rakyat, Beijing, China. /ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia/rwa.
residen Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping dalam suatu kesempatan di Balai Agung Rakyat, Beijing, China. /ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia/rwa. 

batampos – Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong optimistis hubungan Indonesia dan China akan semakin erat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping.

Menurut Wang, arahan strategis kedua kepala negara telah membawa hubungan bilateral memasuki tahap baru, yakni pembangunan komunitas dengan masa depan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

"Di bawah arahan strategis kedua kepala negara, hubungan Indonesia–China terus menciptakan momentum yang kuat dan telah memasuki tahap pembangunan komunitas dengan masa depan bersama," kata Wang dalam wawancara tertulis dengan ANTARA.

Wang menjelaskan, penguatan hubungan kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat dan budaya, kemaritiman, serta keamanan.

Ia mencatat Presiden Prabowo telah melakukan sedikitnya tiga kali kunjungan ke China, sementara Presiden Xi Jinping beberapa kali mengunjungi Indonesia sejak menjabat pada 2013.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan China kini telah berada pada level Kemitraan Strategis Komprehensif. Hal itu diperkuat dengan mekanisme dialog "2+2" yang melibatkan menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara, serta komunikasi intensif antarpemimpin dan pejabat tinggi.

Perdagangan Tembus US$167 Miliar

Di bidang ekonomi, Wang menyebut nilai perdagangan bilateral Indonesia-China sepanjang 2025 mencapai 167,49 miliar dolar AS, sekaligus mempertahankan posisi China sebagai mitra dagang terbesar Indonesia selama 13 tahun berturut-turut.

Ia juga menyoroti keberhasilan Kereta Cepat Jakarta–Bandung sebagai salah satu proyek unggulan kerja sama kedua negara yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Perkuat Hubungan Antarmasyarakat

Dalam bidang hubungan antarmasyarakat, China telah menerapkan kebijakan bebas visa transit selama 240 jam bagi pemegang paspor Indonesia.

Selain itu, pemerintah China juga memperluas kerja sama pendidikan dan kebudayaan, termasuk mendukung pengajaran bahasa Mandarin melalui fasilitas "China Space" di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Di sektor pariwisata, jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia selama Januari–Mei 2026 mencapai 765.700 orang, meningkat 21,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Siap Perluas Kerja Sama

Wang menegaskan pemerintah China siap terus bekerja sama dengan Indonesia untuk merealisasikan berbagai kesepakatan yang telah dicapai Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping.

Menurutnya, keberhasilan hubungan bilateral selama ini tidak terlepas dari kesamaan visi pembangunan, kepentingan bersama yang kuat, serta stabilitas pembangunan ekonomi China.

"Hasil kerja sama China–Indonesia yang melimpah lahir dari keselarasan falsafah pembangunan, kepentingan bersama kita yang amat mendalam, serta peluang yang hadir dari pembangunan China yang stabil dan berjangka panjang," ujar Wang. (*)

Editor : Jamil Qasim
Indonesia–China Prabowo dan Xi Jinping