Mahkota Medical Centre Melaka Bangun Gedung 10 Lantai, Perkuat Layanan bagi Pasien Indonesia

M Tahang • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30 WIB
Foto bersama Chief Executive Officer Mahkota Medical Centre, Tek Chin Yee, dan segenap manajemen rumah sakit usai peletakan baru pertama Mahkota Medical Centre, Selasa (21/7/2026). Foto: Istimewa
Foto bersama Chief Executive Officer Mahkota Medical Centre, Teo Chin Yee, dan segenap manajemen rumah sakit usai peletakan baru pertama Mahkota Medical Centre, Selasa (21/7/2026). Foto: Istimewa

batampos – Mahkota Medical Centre Melaka mempercepat ekspansi layanan kesehatan dengan membangun gedung rumah sakit baru setinggi 10 lantai. Pengembangan yang ditargetkan rampung pada 2029 itu akan meningkatkan kapasitas rumah sakit menjadi 430 tempat tidur sekaligus memperkuat posisi Melaka sebagai salah satu destinasi wisata medis (medical tourism) unggulan di Asia Tenggara.

Ekspansi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan layanan kesehatan, baik dari masyarakat Malaysia maupun pasien internasional, termasuk Indonesia yang selama lebih dari dua dekade menjadi salah satu pasar utama Mahkota Medical Centre.

Gedung baru itu akan menghadirkan berbagai fasilitas modern, seperti penambahan ruang rawat inap, pusat kanker yang lebih luas, ruang operasi, hingga unit perawatan intensif (ICU) yang didukung teknologi pintar. Rumah sakit juga akan mengembangkan laboratorium patologi digital, sistem diagnostik yang lebih cepat dan akurat, serta konsep SMART Hospital guna meningkatkan efisiensi pelayanan dan keselamatan pasien.

Baca Juga: Bethesda Beri Kabar Baik untuk Penggemar, The Elder Scrolls VI dan Fallout 5 Terus Dikembangkan

Chief Executive Officer Mahkota Medical Centre, Teo Chin Yee, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin komprehensif.

"Melalui investasi pada infrastruktur klinis, teknologi, dan sistem kerja yang lebih modern, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat posisi Mahkota sebagai rumah sakit swasta terbesar di Melaka pada 2029," ujarnya.

Selain memperluas fasilitas, Mahkota juga akan menambah jumlah tenaga perawat dan tenaga kesehatan sekitar 10 persen agar mampu mengimbangi peningkatan kapasitas pelayanan.

Mahkota selama ini dikenal sebagai salah satu rumah sakit swasta terdepan di Malaysia dalam penerapan teknologi medis. Rumah sakit tersebut menjadi yang pertama di Malaysia yang mengoperasikan SMART Ward generasi terbaru dan robot bedah Hinotori™ untuk mendukung berbagai tindakan operasi.

Baca Juga: Pemprov Kepri Siapkan Welder Siap Pakai untuk Penuhi Kebutuhan Industri

Tak hanya itu, Mahkota juga menjadi rumah sakit pertama di Malaysia yang memperoleh Joint Commission International (JCI) Triple Gold Seal, serta rumah sakit pertama di wilayah selatan Malaysia yang meraih akreditasi MSQH Edisi ke-7.

Chief Executive Officer HMI Medical Group, Chin Wei Jia, mengatakan pengembangan Mahkota merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat jaringan layanan kesehatan di kawasan Asia Tenggara.

Menurut dia, kebutuhan terhadap layanan kesehatan spesialis diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya populasi lanjut usia dan meningkatnya kasus penyakit kronis.

"Permintaan terhadap layanan kesehatan spesialis terus meningkat seiring bertambahnya populasi lansia dan penyakit kronis. Investasi ini mencerminkan komitmen HMI Medical dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat lokal maupun pasien internasional," katanya.

Baca Juga: EVAN Bersiap Comeback Hanya Tiga Bulan Setelah Debut Solo, Mini Album Rilis September

Data Department of Statistics Malaysia (DOSM) menunjukkan populasi penduduk Malaysia berusia di atas 60 tahun diperkirakan mencapai 15,3 persen pada 2050. Sementara kelompok usia di atas 65 tahun diproyeksikan meningkat menjadi 18,3 persen pada 2060.

Ketua Menteri Melaka, Datuk Seri Utama Ab Rauf Yusoh, menyambut baik investasi tersebut. Menurutnya, pengembangan Mahkota akan semakin memperkuat posisi Melaka sebagai pusat layanan kesehatan dan wisata medis yang mampu menarik lebih banyak pasien dari berbagai negara.

Dengan tambahan kapasitas, teknologi medis mutakhir, serta tenaga kesehatan yang lebih banyak, Mahkota Medical Centre optimistis mampu memberikan layanan yang lebih cepat, komprehensif, dan berkualitas bagi pasien domestik maupun internasional, termasuk masyarakat Indonesia. (*)

Editor : M Tahang
Mahkota Medical Centre Melaka Pasien Indonesia Bangun Gedung Baru