batampos – Sedikitnya 14 bayi baru lahir meninggal dunia setelah kebakaran melanda ruang perawatan bayi di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS), salah satu rumah sakit pemerintah terbesar di Islamabad, Pakistan, Rabu (27/8).
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 waktu setempat di lantai tiga Pusat Kesehatan Ibu dan Anak PIMS. Saat kejadian, sedikitnya 15 bayi baru lahir tengah menjalani perawatan di ruangan tersebut.
Seorang bayi berhasil diselamatkan oleh seorang dokter. Namun, 14 bayi lainnya meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius.
Pihak berwenang menyatakan api telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Diduga Dipicu Unit Pendingin Udara
Menteri Kesehatan Pakistan Mustafa Kamal mengatakan kebakaran diduga bermula dari meledaknya unit pendingin udara di ruang perawatan.
Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan oksigen yang disimpan di dalam ruangan. Oksigen dapat meningkatkan intensitas pembakaran sehingga api dengan cepat membesar.
Pemerintah Pakistan kemudian membentuk komite investigasi untuk mengusut penyebab kebakaran serta berbagai faktor yang diduga berkontribusi terhadap kematian para bayi.
Investigasi tersebut juga diharapkan dapat mengungkap apakah terdapat persoalan terkait sistem keselamatan dan kondisi fasilitas di ruang perawatan.
Kerabat Soroti Kondisi Bangunan Rumah Sakit
Tragedi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kondisi dan pengelolaan bangunan rumah sakit.
Sejumlah kerabat pasien menyebut proses renovasi dan perbaikan sedang berlangsung di bangunan yang digunakan sebagai ruang perawatan bayi.
Seorang kerabat pasien mengatakan kepada media lokal bahwa setelah kebakaran terjadi, para ibu yang baru melahirkan dievakuasi dari bangunan. Mereka disebut harus menggunakan tangga untuk keluar dari lokasi.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena ruang perawatan bayi dan ibu berada di tengah situasi darurat yang membutuhkan proses evakuasi cepat.
PM Pakistan Sampaikan Belasungkawa
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut.
Ia menyebut kehilangan nyawa bayi-bayi tersebut sebagai sebuah kehilangan yang tidak tergantikan.
Insiden di PIMS juga kembali menyoroti persoalan keselamatan dan kondisi infrastruktur sejumlah fasilitas kesehatan di Pakistan.
Pakistan Medical Association, organisasi yang mewakili para dokter di negara tersebut, menilai tragedi itu berkaitan dengan persoalan administratif dan regulasi yang perlu mendapat perhatian serius.
Pihak berwenang kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran dan menentukan faktor-faktor yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. (*)
Editor : Putut Ariyo