batampos– Elon Musk bersiap mengambil langkah hukum terhadap film dokumenter terbaru berjudul Musk. Film tersebut dinilai secara keliru menyiratkan bahwa miliarder teknologi itu memanipulasi pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024.
Ancaman tersebut disampaikan pengacara Musk, Alex Spiro, melalui surat kepada sutradara dokumenter, Alex Gibney.
Dilansir dari People, Jumat (11/9), Spiro menuduh pembuat film tidak memberikan kesempatan kepada Musk untuk menanggapi sejumlah pemberitaan dan tuduhan yang dimuat dalam dokumenter tersebut.
Spiro juga menilai film itu sejak awal dibangun berdasarkan kesimpulan tertentu mengenai Musk, bukan melalui proses penyelidikan yang objektif.
Salah satu bagian dokumenter menampilkan mantan pasangan Musk, Ashley St. Clair. Ia membahas keyakinan Musk terkait kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS 2024 serta pesan mengenai "sepuluh ribu laser di luar angkasa" yang kemudian dikaitkan dengan Starlink.
Menurut Spiro, rangkaian adegan tersebut berpotensi menciptakan kesan bahwa Musk menggunakan Starlink untuk memengaruhi pemilu AS 2024.
Padahal, Spiro menegaskan Starlink tidak memiliki kaitan dengan proses penghitungan suara dalam pemilu tersebut.
Pengacara Musk juga memperingatkan bahwa sebuah karya tetap dapat dianggap mencemarkan nama baik meskipun tuduhan tidak disampaikan secara langsung.
Menurut dia, kesan tersebut dapat muncul melalui penyusunan adegan, narasi, maupun penghilangan fakta tertentu dalam sebuah karya.
Sementara itu, perusahaan produksi Jigsaw membela dokumenter karya Gibney tersebut. Mereka menyatakan film itu merupakan pemeriksaan berbasis fakta terhadap seorang tokoh publik dan dilindungi Amandemen Pertama Konstitusi AS.
Dokumenter berdurasi hampir empat jam itu menghadirkan wawancara dengan sejumlah orang yang pernah dekat dengan Musk. Di antaranya mantan istrinya, Justine Musk, ayahnya, Errol Musk, serta salah satu pendiri Tesla, Martin Eberhard.
Spiro kemudian meminta seluruh pihak yang terlibat dalam produksi dan perilisan dokumenter menyimpan berbagai materi yang berkaitan dengan film tersebut.
Dia juga memperingatkan bahwa tim hukum Musk akan mengambil tindakan apabila persoalan tersebut tidak diselesaikan. (*)
Editor : Jamil Qasim