''Program pembangunan mini zoo di Desa Tulang ini merupakan ide dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad pada tahun lalu. Untuk pembangunan tahap pertama sudah selesai. Saat ini, pembangunan tahaop dua baru dimulai dengan anggaran biaya APBD Provinsi Kepri sebesar Rp911 juta lebih,'' ujar Camat Selat Gelam, Indra Sulaiman, Rabu (29/5).
Untuk luas lahan, katanya, sejak awal sudah dialokasinya dengan ukuran 50 meter persegi kali 50 meter persegi atau 2,5 hektar. Kepemilikan lahan milik pemerintah desa. Sehingga, jika sudah jadi atau beroperasi, akan dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes) Tulang. Sehingga, dapat memberikan kontribusi untuk daerah.
''Untuk lokasi awalnya diminta oleh Pemerintah Provinsi Kepri di tepi pantai. Hanya saja, lahan di tepi pantai tidak ada atau tidak cukup luas untuk dijadikan mini zoo tersebut. Sehingga, lokasinya agak sedikit naik ke atas. Meski demikian, penentuan lokasi sudah disetujui oleh provinsi sejak awal. Makanya, di bangun di lokasi saat ini,'' ungkap Indra.
Diperkirakan, sambungnya, pada tahun ini pembangunan mini zoo bisa selesai. Karena, pembangunannya hanya tinggal 5 tower lagi dan juga beberapa rumah pondok. Terkait untuk apa saja hewan yang akan mengisi mioni zoo belum tahu. Tapi, konsep awal akan diisi berbagai jenis burung.
''Kami berharap jika memang beroperasi bisa memberikan dampak ekonomi di Desa Tulang. Misalnya, bisa memberikan lapangan pekerjaan, kemudian warga di desa tersebut bisa memanfaatkan untuk menjalankan usaha kecil dan menangah di lokasi. Dan, menjadi salah satu tempat wisata di desa tersebut,'' paparnya. (*)
Reporter: Sandi P