Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah Warga Tanjungpinang

Yusnadi BP • Selasa, 17 September 2024 | 22:39 WIB
Atap rumah warga Perumahan Pinang Mas Tanjungpinang melayang usai diterjang angin kencang, Selasa (17/9) malam.
Atap rumah warga Perumahan Pinang Mas Tanjungpinang melayang usai diterjang angin kencang, Selasa (17/9) malam.

batampos- Angin kencang melanda Kota Tanjungpinang, Kepri pada Selasa (17/9) malam. Kondisi ini, membuat atap rumah seorang warga di Perumahan Pinang Mas, Jalan Raja Haji Fisabilillah melayang.

Kejadian ini terjadi pada sekitar pukul 19.30 WIB. Kala itu, pemilik rumah bernama Mara Juang dikagetkan dengan angin kencang yang tiba-tiba menghembus ke arah rumahnya. Tidak lama, ia mendengar suara keras yang berasal dari atas rumah.

Usut punya usut, suara keras tersebut ternyata disebabkan atap rumahnya yang sudah melayang ke bagian depan rumah. "Saya liat ke luar, ternyata atap rumah saya sudah terangkat," kata Mara di lokasi kejadian.

Atas kejadian itu, istri dan dua anaknya yang juga berada di dalam rumah langsung diperintahkan untuk keluar. Selain itu, ia juga sempat mengamankan sejumlah barang-barang yang berharga.

"Setelah itu saya langsung ajak istri dan anak ke luar dari rumah, ajak ke rumah tetangga saja yang aman," tambahnya.

Angin kencang disertai hujan deras itu juga membuat plafon Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ambruk. Beruntung, kejadian itu terjadi saat pelabuhan dalam kondisi sepi.

Humas PT Pelindo Tanjungpinang, Ril Fulltimer mengatakan plafon yang ambruk itu terjadi di terminal internasional Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Ia juga menegaskan adanya insiden itu tidak akan menghambat jalannya aktivitas pelabuhan.

"Operasional tetap jalan. Akan segera kita rapikan. Kejadian saat angin kencang tadi, tidak ada yang tertimpa, karena sudah tidak jam operasional," tegasnya

Sementara BMKG Tanjungpinang memprediksi cuaca dalam seminggu ke depan akan berawan yang berpotensi hujan ringan hingga lebat, petir dan angin kencang secara lokal.

Terkait gelombang laut di wilayah perairan Tanjungpinang dan Bintan, BMKG mencatat gelombang berada pada kategori rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

"Masyarakat waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” bunyi pernyataan BMKG Tanjungpinang. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#angin kencang