Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Musik Melayu Modern, Punya Karakter Khas Tersendiri dan Nuansa yang Unik

Yusnadi BP • Senin, 2 Desember 2024 | 14:00 WIB

Dermaga Musica saat mentas di salah satu acara seremonial di Tanjungpinang.
Dermaga Musica saat mentas di salah satu acara seremonial di Tanjungpinang.

Musik Melayu modern yang mempunyai karakter khas tersendiri dan nuansa yang unik, memiliki akar yang kuat dalam tradisi dan budaya Melayu. Genre ini menjadi kebanggaan masyarakat Melayu. Selama genre ini terus dihargai, maka musiknya akan terus hidup.

***

Musik Melayu modern merupakan salah satu genre musik yang mempunyai nuansa yang unik dan memiliki ciri khas serta karakteristik tersendiri.

Musik Melayu salah satu aliran musik tradisional yang mempunyai karakter khas dan kuat. Suku bangsa melayu yang memainkannya.

Biasanya, tarian khas seperti tari persembahan, mengiringi alunan musik Melayu dalam perhelatan adat, keagamaan dan lain sebagainya.

Negara rumpun Melayu seperti Indonesia khususnya Tanjungpinang Kepulauan Riau, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam menerapkan musik Melayu dalam berbagai kegiatan.

Genre musik Melayu modern ini berakar dari musik Qasidah yang berasal dari Arab semasa penyebaran Agama Islam di sejumlah negara rumpun Melayu.

Budaya dan musik Arab serta Eropa tradisional juga turut mempengaruhi penggunaan alat-alat musik tradisional tersebut dalam musik Melayu.

Menariknya, genre musik Melayu mempunyai karakteristik dan ciri khas tersendiri. Mempunyai susunan yang terdiri dari lirik lagu.

Susunan lirik lagu ini mengandung nilai kehidupan dan terkadang bertema tentang kehidupan masyarakat Melayu sehari-hari. Terkadang lirik lagu musik Melayu berisi pesan-pesan moral, menyesuaikan kehidupan masyarakat setempat terutama di Kepulauan Riau.

Para musisi pengusung genre Melayu biasanya mengisi alunan musiknya dengan suara vokal khas cengkok melayu. Para musisinya juga mengaransemen suara dan alunan musik melayu dengan nuansa unik dan khas sehingga tersusun rapi.

Genre musik Melayu Modern ini mempertahankan ciri khas melodi dan ritme tradisional Melayu. Namun dengan aransemen yang lebih modern sesuai perkembangan zaman.

Jadi, musik Melayu modern adalah genre musik yang berkembang dari musik tradisional Melayu, yang berpadu dengan elemen musik kontemporer seperti pop, jazz, rock, dan elektronik hingga dangdut.

Oleh sebab itu, musik Melayu modern tidak hanya sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol identitas dan warisan budaya yang akan terus terjaga dari generasi ke generasi.

musBaca Juga: Belajar Sambil Mendengarkan Musik, Membantu Atau vMengalihkan Perhatian?

Genre Musik Melayu Semakin Modern

Salah seorang musisi genre musik Melayu modern yakni Mahariyadi (42) mengungkapkan, secara tradisional, alat musik seperti kompang atau rebana, gong dan biola, kerap mengiringi alunan musik Melayu.

Selain itu, kata dia, alat musik akordion dan gambus hingga serunai, melengkapi suara vokal cengkok Melayu sehingga memiliki nuansa yang unik.

Genre ini, jelas Mahariyadi, memang unik dan punya ciri khas. Terkadang musisinya menggunakan banyak alat musik tradisional dalam menciptakan alunan musik.

Seperti harmonium, tabla, marakas, tamborin, bebano dan gendang. Permainan alat musik secara individu sangat menonjol dalam musik Melayu.

"Genre musik Melayu semakin maju dan modern. Berpadu juga dengan genre lainnya seperti pop, rock, dangdut dan sebagainya," jelasnya.

Kini, seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan teknologi, musisinya menggunakan gitar elektrik, bass elektrik, kibor dan drum.

Meskipun demikian, para musisi musik Melayu modern tetap mempertahankan alat-alat musik tradisional guna menjaga warisan, tradisi dan kebudayaan.

Sehingga, sambung Mahariyadi, alat-alat musik modern tersebut, berpadu dengan suara vokal khas cengkok Melayu dan alat-alat musik tradisional.

Lebih lanjut, Mahariyadi menjelaskan bahwa eksistensi atau keberadaan musik Melayu yang hidup di tengah masyarakat modern, kini banyak terpengaruh berbagai genre musik.

Selain itu, kehadiran wadah digital media sosial, membantu musik Melayu modern menjangkau pendengar global dan memperluas pengaruhnya di luar komunitas lokal di Kepulauan Riau.

"Kekhasan musik ini juga tetap terjaga dan tidak menghilangkan ciri khasnya sebagai musik tradisional," jelas pemain bass grup Dermaga Musica ini.

Warisan yang Takkan Pernah Hilang

Musik Melayu modern yang tetap eksis dan takkan hilang adalah musik yang mampu menjaga akar tradisi sambil terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Sebagai musisi, Mahariyadi dan rekan sesama musisi, terus berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian warisan musik Melayu yang memiliki nuansa unik dan berkarakter ini, agar tidak hilang di muka bumi.

Sepengetahuan Mahariyadi, genre ini pernah populer tahun 1980-an. Puncaknya tahun 1990-an. Saat itu, muncul musisi-musisi idealis yang mengusung musik Melayu dalam bermusik.

Pada era tersebut, kata mantan vokalis band rock Spector ini, muncul penyanyi dan grup band pengusung musik khas ini dengan lagu ciptaan sendiri yang menjadi andalan.

"Saat ini banyak juga musisi-musisi dan grup band pengusung genre Melayu modern ini, banyak bermunculan di Kepulauan Riau," ungkapnya.

Khusus di Kota Tanjungpinang, salah satu pengusung genre musik Melayu modern adalah grup band Dermaga Musica yang tetap idealis dan semakin eksis menjaga keberadaan musik Melayu modern.

Musisi dari berbagai genre musik di Tanjungpinang ini, bergabung mengisi formasi grup band Dermaga Musica guna melestarikan warisan budaya Melayu agar tidak hilang di muka bumi.

Formasinya yaitu Dini (vokal). Habib (gitar dan vokal). Mahariyadi (bass). Adi Lingkepin (biola). Shafur (perkusi). Bujang (bebano). Alam (akordion) dan Zoel (drum).

Dermaga Musica, kata Mahariyadi, tetap eksis memainkan musik bergenre Melayu modern. Grup band ini mengisi acara-acara seremonial besar di Kepulauan Riau hingga mengisi acara pernikahan.

"Dermaga Musica eksis memainkan dan menciptakan musiknya dengan nuansa yang unik sehingga memiliki ciri khas tersendiri," sebut mantan bassis grup band rock Bintang 5 ini.

Personel Dermaga Musica yang idealis ini, juga sepakat untuk terus melestarikan musik Melayu sebagai warisan budaya di Kepulauan Riau.

"Dermaga Musica akan tetap mempertahankan genre musik Melayu asli dan tradisional dalam alunan musiknya," tutup Mahariyadi.(*)

Editor : Tunggul Manurung
#musik