batampos- Pangkalan PLP Tanjunguban berhasil menyelamatkan dua orang nelayan yang terombang-ambing kurang lebih 2 jam di perairan Selat Riau setelah sampan mereka kehabisan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada Senin (20/10).
Kedua nelayan tersebut adalah warga Pulau Cemara, Batam, Kandi, 27 dan Wandi, 30.
Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono melalui Koordinator Operasi, Alfaizul mengungkapkan bahwa kejadian itu diketahui setelah petugas dari Kapal Negara (KN) 406 yang sedang melakukan patroli mendapati sampan nelayan yang terombang-ambing di laut selama kurang lebih 2 jam.
Saat itu, petugas melihat nelayan melambaikan tangan sambil meminta tolong sekitar pukul 14.30 WIB sehingga petugas segera mendekati sampan itu untuk memberikan bantuan.
Dengan respon cepat, petugas dari KN 406 menyelamatkan para nelayan dengan menarik sampan mereka ke dermaga Subang Mas, Batam.
"Alhamdulillah mereka selamat dan tiba di dermaga sekitar pukul 3 sore," ujarnya.
Ia mengimbau kepada nelayan untuk memastikan peralatan keselamatan pelayaran dan ketersediaan BBM sebelum melaut.
"Jangan lupa membawa peralatan keselamatan seperti jaket pelampung dan pastikan BBM cukup sebelum pergi melaut," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung