Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Barang Pokok Mulai Langka, DPRD Kepri Minta Pemerintah Ambil Diskresi

Mohamad Ismail • Kamis, 11 Desember 2025 | 11:00 WIB
Para distributor saat menemui Komisi II DPRD Kepri, Rabu (10/12).
Para distributor saat menemui Komisi II DPRD Kepri, Rabu (10/12).

batampos - Distributor dan Pedagang bahan pokok di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mendatangi DPRD Kepri untuk membahas dampak pengetatan pengiriman sembako dari Kota Batam.

Dalam pertemuan, Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai Batam membuat sejumlah bahan pokok di Tanjungpinang mengalami kelangkaan.

"Jadi kita khawatir kondisi ini terus terjadi sampai nataru karena adanya pembatasan dari batam," kata Rudy Chua, Rabu (10/12).

Sehingga ia berharap kondisi tersebut dapat teratasi, khusus untuk bahan pokok produksi dalam negeri yang dikirim ke Batam, namun kesulitan untuk keluar dari Kota Batam.

"Harapan kami kondisi ini segera teratasi menjelang nataru, khusus untuk bahan pokok produksi dalam negeri," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.

Persoalan kelangkaan barang pokok di Tanjungpinang, kata dia dikarenakan berbagai faktor seperti bencana dan penegakan aturan dari Bea Cukai Batam.

Dia menegaskan, akan segera menemui Menteri Perdagangan dan Menteri Perekonomian, untuk mencari diskresi atas permasalahan di Kepri.

"Nanti kita akan temui kementerian untuk membahas persoalan ini, agar kelangkaan ini tidak terjadi dikemudian hari," pungkasnya.

Dalam forum audiensi tersebut, para distributor menyampaikan keluhan yang selama beberapa pekan terakhir membebani usaha mereka. Mulai dari sulitnya membawa barang kebutuhan pokok masuk dari Batam menuju Tanjungpinang dan Bintan.

"Kami datang ke sini untuk mencari solusi. Kondisi ini membuat distribusi ke Tanjungpinang dan Bintan sangat terhambat," ungkap salah satu distributor. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#bea cukai #bahan pokok