Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Satu Tahun Ansar–Nyanyang Pimpin Kepri, Ekonomi Tumbuh 6,94 Persen, Paling Tinggi di Sumatera

Chahaya Simanjuntak • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:04 WIB

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berbincang bersama Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura belum lama ini. Hari Ini tepat satu tahun keduanya menjabat. F Diskominfo Kepri untuk Batam Pos
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berbincang bersama Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura belum lama ini. Hari Ini tepat satu tahun keduanya menjabat. F Diskominfo Kepri untuk Batam Pos

Batampos - Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura genap satu tahun memimpin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (20/1/2026) hari ini. Kepemimpinan pasangan ini, mencatatkan capaian ekonomi impresif. Pertumbuhan ekonomi 2025 secara kumulatif (C-to-C) mencapai 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.

Tepat satu tahun lalu, Presiden RI Prabowo Subianto melantik keduanya. Itu menjadi awal penguatan sinergi pusat dan daerah di Kepri. Visi “Kepri Maju, Makmur, dan Merata” selaras dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita.

Dari sisi ekonomi, satu tahun kepemimpinan Ansar-Nyanyang ini ditandai dengan produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) Kepri mencapai Rp224,51 triliun pada 2025, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Standar Pengelolaan Limbah Diperketat, BP Batam Sosialisasikan Kebijakan Baru

Sedangkan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) tumbuh 16,62 persen, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melonjak 112,04 persen.

Kinerja ini ditopang sektor manufaktur, konstruksi, migas, perdagangan luar negeri, serta transportasi. Nilai ekspor Kepri juga naik 17,37 persen atau bertambah 231,74 juta USD dibanding 2024.

Perputaran Uang Tembus Rp22 Triliun Dari Sektor Pariwisata

Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan mancanegara menembus 2,027 juta orang atau naik 22,59 persen. Wisatawan nusantara meningkat 22,99 persen, dengan total pengeluaran wisatawan mencapai Rp22 triliun.

Lonjakan ini memperkuat sektor jasa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. “Capaian ini berkat kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Nyanyang.

Sementara itu, di bidang pembangunan infrastruktur, ini menjadi pilar penting pemerintahan Ansar–Nyanyang di Kepulauan Riau. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) meningkat menjadi 75,05, melampaui rata-rata nasional.

Baca Juga: Eric Dane Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun, Ini Perjalanan Karier Bintang Grey’s Anatomy

Demikian halnya dengan kondisi jalan naik menjadi 81,11 persen pada 2025. Program Kepri Terang mendorong rasio elektrifikasi mencapai 99,21 persen, dengan 14.225 rumah tangga baru menikmati listrik.

Selain itu, Program Kepri Merdeka Sinyal juga memperluas akses telekomunikasi hingga wilayah blank spot. Kepri bahkan dinobatkan sebagai provinsi terbaik implementasi QRIS di Sumatera sejak 2024 lalu.

Mengenai revitalisasi, Pulau Penyengat dan Taman Gurindam 12 telah rampung. Sedangkan proyek strategis pembangunan Jembatan Batam–Bintan sepanjang 7,6 kilometer yang telah memasuki tahap penyelesaian Detail Engineering Design (DED) pada akhir 2025 akan kembali dilanjutkan.

Proyek senilai Rp4,23 triliun ini akan menghubungkan Batam, Tanjungsauh, Buau, dan Bintan untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi regional. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura #Satu Tahun Ansar dan Nyanyang #kepri