Batampos - Pihak ASDP mengakui adanya kekurangan dalam pelayanan penumpang kapal Roro KMP Bahtera Nusantara 01 rute Tanjung Uban–Matak, menyusul keluhan penumpang terkait ketersediaan tempat duduk.
Supervisi ASDP, Ainul, mengatakan permasalahan tersebut menjadi bahan evaluasi, khususnya dalam sistem penjualan tiket dan pengaturan kapasitas penumpang.
“Memang ada kekurangan dalam pelayanan pembelian tiket. Ini menjadi evaluasi bagi kami ke depan,” ujar Ainul saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang yang tidak sebanding dengan kapasitas kapal menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, pengaturan tiket dan tempat duduk dinilai belum optimal.
Ainul menegaskan pihaknya berkomitmen untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar pelayanan ke depan lebih baik.
Baca Juga: Viral! Buaya 4 Meter Tertangkap Jaring Nelayan di Tanjungpinang
“Kami akan membenahi apa yang menjadi keluhan masyarakat, supaya tidak ada lagi masalah terkait bisa atau tidaknya mendapatkan seat,” tegasnya.
Namun demikian, ia juga mengungkapkan bahwa di lapangan masih ditemukan penumpang yang tetap memaksakan diri naik kapal meskipun kapasitas tempat duduk telah penuh.
Menurutnya, kondisi tersebut turut memperumit pengaturan di dalam kapal dan berdampak pada kenyamanan serta keselamatan pelayaran.
“Penumpang juga ada yang tetap mendesak untuk naik dan berangkat, meskipun sudah kami sampaikan bahwa seat sudah habis,” jelasnya.
ASDP menilai diperlukan kesadaran bersama dari masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga keselamatan selama perjalanan laut.
Dengan adanya evaluasi ini, ASDP berharap pelayanan kapal Roro rute Tanjung Uban–Matak dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kepastian bagi seluruh penumpang. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak