Batampos - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Kepulauan Riau (Kepri) siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, khususnya dalam penguatan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Hal ini berdasarkan hasil kunjungan jajaran pengurus AMSI Kepri yang dipimpin Ketua Jailani, didampingi Sekretaris Muhammad Bunga Ashab, Bendahara Agoes Soemarwah, Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi Charles Sitompul, serta Bidang Teknologi dan Informasi Rinto Situmorang.
Dalam pertemuan tersebut, Jailani memaparkan sejumlah program AMSI Kepri sekaligus menyampaikan komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Baca Juga: Ada 33 Janda Baru di Anambas, Perceraian Didominasi Faktor Judol dan Pinjol
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkot Tanjungpinang. Ke depan, kami berharap AMSI Kepri bisa menjadi mitra yang aktif dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, AMSI Kepri siap menawarkan berbagai bentuk kolaborasi yang berdampak, baik ke dalam organisasi maupun ke luar, demi mendukung kemajuan Kota Tanjungpinang.
Terlebih, saat ini AMSI Kepri telah menaungi 12 media siber, di antaranya Batampos.co.id, Ulasan.co, TribunBatam.id, Angkaberita.id, Presmedia.id, Kepripedia.com, Inikepri.com, Hariankepri.com, Gurindam.id, Beritaibukota.com, Batamnews.co.id, dan MejaRedaksi.co.id.
Sementara itu, Sekda Tanjungpinang Zulhidayat menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menilai pemanfaatan AI sangat potensial untuk mendukung kinerja pemerintahan, khususnya dalam membantu tugas-tugas aparatur sipil negara (ASN).
“AI sangat membantu dan sangat relevan untuk segera dikolaborasikan, terutama dalam mendukung efektivitas kerja PNS,” ungkapnya.
Zulhidayat juga menyoroti sejumlah isu strategis daerah, seperti upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui intervensi kebijakan, pengembangan sekolah rakyat dan rumah sakit, serta optimalisasi lahan melalui penataan Hak Guna Bangunan (HGB) yang terlantar untuk kepentingan investasi.
Selain itu, ia menyinggung pentingnya penguatan kawasan Free Trade Zone (FTZ) secara menyeluruh dan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana Jembatan Batam-Bintan, sebagai langkah mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemkot Tanjungpinang. Karena itu, kami membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya AMSI Kepri,” katanya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai forum komunikasi, termasuk AMSI Forum, sebagai wadah sinergi antara pemerintah dan media dalam mendukung pembangunan daerah. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak