Batampos - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diwarnai kendala teknis pada hari pertama.
Gangguan server membuat sejumlah calon peserta didik kesulitan mendaftar daring, sehingga beberapa orang tua memilih datang langsung ke sekolah tujuan.
Kondisi tersebut terlihat di SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Kamis (11/6/2026). Dimana, sejumlah wali murid mendatangi sekolah untuk meminta bantuan terkait proses pendaftaran yang tidak dapat diselesaikan melalui sistem online.
Baca Juga: Tagihan Air Rp711 Ribu Dilunasi PDAM, Lansia Penjual Lontong Pecel di Bintan Akhirnya Lega
Panitia Pelaksana SPMB SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Mariyanto, mengatakan hingga siang hari setidaknya enam orang tua telah datang ke sekolah karena mengalami kendala saat mengakses sistem.
“Di SMA 2 Tanjungpinang sejauh ini sudah ada enam orang tua yang datang. Mereka meminta bantuan karena terkendala saat melakukan pendaftaran,” ujarnya.
Menurut Mariyanto, gangguan mulai terjadi sejak pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB. Akibatnya, sebagian calon peserta didik mengalami kesulitan mengunggah dokumen maupun menyelesaikan proses registrasi.
Baca Juga: Tumpukan Sampah Menggunung di Tanjunguban
Ia menduga gangguan tersebut dipicu tingginya aktivitas pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan. Namun, penyebab pasti masih menunggu informasi resmi dari panitia SPMB tingkat provinsi.
“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia SPMB Kepri terkait kendala yang terjadi,” katanya.
Meski demikian, pihak sekolah berharap gangguan dapat segera teratasi agar proses pendaftaran berjalan lancar. Mariyanto menambahkan bahwa kejadian serupa juga sempat terjadi pada hari pertama pelaksanaan PPDB tahun sebelumnya.
“Semoga gangguannya tidak berlangsung lama sehingga masyarakat bisa kembali mengakses layanan pendaftaran dengan normal,” tutupnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak