Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tumpukan Sampah Menggunung di Tanjunguban

S
Penulis: Slamet Nofasusanto❯
Petugas kebersihan mengangkut tumpukan sampah ke dalam truk di Jalan Nipah, Tanjunguban, Kamis (11/6/2026). Penanganan sampah di Bintan Utara sempat terkendala armada yang rusak serta bertambahnya jarak tempuh menuju TPA Kijang.  F. Slamet N / Batam Pos
Petugas kebersihan mengangkut tumpukan sampah ke dalam truk di Jalan Nipah, Tanjunguban, Kamis (11/6/2026). Penanganan sampah di Bintan Utara sempat terkendala armada yang rusak serta bertambahnya jarak tempuh menuju TPA Kijang. F. Slamet N / Batam Pos

Advertisement

batampos – Tumpukan sampah yang menggunung di sejumlah titik di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, mulai diangkut oleh petugas kebersihan pada Kamis (11/6/2026) pagi. Sebelumnya, kondisi sampah yang menumpuk hingga meluber ke badan jalan dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Koordinator Satgas Kebersihan Kecamatan Bintan Utara, Misyanto, mengakui penanganan sampah sempat terkendala dalam beberapa hari terakhir akibat keterbatasan armada pengangkut.

Menurutnya, satu dari tiga truk pengangkut sampah mengalami kerusakan pada bagian sasis sehingga tidak dapat dioperasikan. Sementara satu unit lainnya belum bisa digunakan karena masih terkendala administrasi kartu bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Advertisement

“Satu dari tiga truk pengangkut sampah rusak pada bagian casis. Satu truk lagi belum dioperasikan karena belum memiliki kartu BBM subsidi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini pengangkutan sampah dari Tanjunguban menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kijang mengandalkan dua unit truk dengan total volume sampah yang diangkut mencapai sekitar 10 ton per hari.

Advertisement

Dalam kondisi normal, armada melakukan empat kali perjalanan setiap hari, yakni dua kali pada pagi hari dan dua kali pada siang hari. Namun, frekuensi pengangkutan dapat berkurang apabila cuaca tidak mendukung.

“Biasanya empat trip per hari, pengantaran pagi dan siang. Tapi tergantung cuaca, kalau hujan hanya tiga trip,” katanya.

Selain keterbatasan armada, Satgas Kebersihan juga menghadapi kendala bertambahnya jarak tempuh menuju TPA setelah adanya pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Lintas Barat ke Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban.

Sebelumnya, jarak menuju TPA Kijang sekitar 74 kilometer. Kini, jarak tersebut bertambah menjadi sekitar 92 kilometer untuk satu kali perjalanan.

Advertisement

Artikel Terkait

Tumpukan Sampah di Tanjunguban Mulai Diangkut, Satgas Targetkan Bersih dalam Tiga Hari

Tumpukan Sampah di Tanjunguban Mulai Diangkut, Satgas Targetkan Bersih dalam Tiga Hari

Tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah titik di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, mulai ditangani petugas kebersihan pada Kamis…

Sampah Menggunung Tak Kunjung Diangkut, Warga Tanjunguban Kesal

Sampah Menggunung Tak Kunjung Diangkut, Warga Tanjunguban Kesal

Warga Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara meluapkan kekesalannya akibat tumpukan sampah di beberapa tempat pembuangan sementara sudah menggunung…

Setelah 3 Bulan Vakum, Dapur MBG Tanjunguban Aktif Lagi

Setelah 3 Bulan Vakum, Dapur MBG Tanjunguban Aktif Lagi

Dapur MBG Tanjunguban Selatan 3 di Bintan kembali beroperasi setelah vakum hampir tiga bulan dan kini melayani 2.740 penerima manfaat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer