Setelah 4 Tahun Rusak, Layanan MRI di RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri Kembali Beroperasi

Antara • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:56 WIB
Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Bambang Utoyo (kanan) meninjau ruang layanan MRI, Rabu (5/8/2026). ANTARA/Ogen
Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Bambang Utoyo (kanan) meninjau ruang layanan MRI, Rabu (5/8/2026). ANTARA/Ogen

batampos – Layanan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali beroperasi setelah sempat terhenti selama empat tahun akibat kerusakan alat.

Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, Bambang Utoyo, mengatakan operasional layanan MRI kembali berjalan setelah proses perbaikan alat rampung pada awal Agustus 2026.

"Perbaikan alat MRI membutuhkan waktu dan anggaran yang memadai," kata Bambang di Tanjungpinang, Rabu.

Menurutnya, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut hanya memiliki satu unit alat MRI. Perbaikan baru dapat dilakukan setelah tersedia alokasi anggaran yang dibutuhkan.

MRI merupakan salah satu fasilitas penunjang medis yang berperan penting dalam membantu dokter mendiagnosis berbagai penyakit. Teknologi ini mampu mendeteksi cedera atau kelainan pada organ dalam yang tidak dapat terlihat melalui pemeriksaan CT Scan maupun USG.

Baca Juga: Pol Espargaro Gantikan Maverick Vinales di MotoGP Inggris

"Layanan ini umumnya digunakan untuk penanganan pasien penyakit dalam, saraf, hingga bedah saraf," ujarnya.

Selama alat MRI mengalami kerusakan, RSUD Raja Ahmad Tabib harus merujuk pasien yang membutuhkan pemeriksaan tersebut ke Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Di Provinsi Kepulauan Riau, layanan MRI masih tergolong terbatas dan saat ini hanya tersedia di dua rumah sakit, yakni RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang dan RS Awal Bros Batam.

Bambang menambahkan, pihak rumah sakit saat ini masih menunggu kedatangan alat pencetak (printer) khusus hasil foto MRI yang dikirim dari Jakarta.

Printer tersebut dibutuhkan untuk mendukung pengarsipan fisik hasil pemeriksaan sehingga layanan MRI dapat berjalan lebih optimal.

"Kami perkirakan dalam dua minggu ke depan alat pencetak foto itu sudah tiba guna mengoptimalkan layanan MRI," katanya. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
layanan kesehatan Kesehatan Kepri MRI tanjungpinang RSUD Raja Ahmad Tabib