batampos- Pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun resmi ditutup pada Minggu (20/10). Jumlah tenaga honorer yang daftar lebih sedikit dari jumlah formasi yang tersedia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karimun, MS Sudarmadi yang dikonfirmasi Batam Pos, Rabu (23/10) menyebutkan, sampai dengan ditutupnya pendaftaran jumlah pendaftar P3K sebanyak 2.099 orang tenaga honorer. ''Jumlah yang mendaftar memang lebih kecil dibandingkan formasi yang tersedia sebanyak 2.253,'' ujarnya.
Jika dilihat dari formasi pelamar yang mendaftar, katanya, paling banyak itu di formasi tenaga teknis sebanyak 1.764 orang. Jumlah ini melebihi formasi yang tersedia untuk tenaga teknis yang jumlahnya hanya 1.450 saja. Tentunya, akan terjadi persaingan yang ketat untuk mendapatkan formasi yang disediakan.
''Sebaliknya, untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan jumlah yang daftar minim. Apa penyebab juga belum bisa dipastikan. Bisa disebabkan faktor usia yang melebihi batas maksimum untuk ikut P3K. Atau sudah ikut tes CPNS,'' ungkapnya.
Khusus guru, tambahnya, jumlah formasi yang tersedia 416 dan yang mendaftar hanya 123 orang. Begitu juga dengan tenaga kesehatan yang resmi mendaftar 212 orang dari formasi yang disediakan sebanyak 387. Untuk formasi tenaga guru dan kesehatan kemungkinan persaingan tidak ketat, karena jumlah pelamar minim.
''Meski 2.099 orang tenaga honorer resmi mendaftar, namun masih ada proses yang harus dilakukan. Yakni, verifikasi berkas administrasi yang saat ini sedang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi P3K 2024. Verifikasi akan selesai pada Senin (29/10). Semoga semua pelamar yang mendaftar berkasnya lengkap,'' papar Sudarmadi. (*)
Editor : Tunggul Manurung