batampos- Bupati Karimun Iskandarsyah didampingi wakil bupati karimun Rocky M Bawole, resmi melantik Direktur Utama Wan Abdul Rahman dan Direktur Kepatuhan Siska Naritasari Perumda BPR Tuah Karimun untuk periode 2025-2030, Rabu (13/8) dirumah Dinas Bupati Karimun.
Dalam kesempatan tersebut, bupati karimun menyampaikan proses seleksi dirut dan direktur kepatuhan Perumda BPR Tuah Karimun cukup panjang dan terakhir dilakukan tes oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri.
" Alhamdulillah, proses sudah berjalan sesuai aturan. Jadi, kedua nama tersebut kita ajukan ke OJK Kepri dan lulus, langsung dilakukan pelantikan,'' terangnya kepada awak media.
Salah satu BUMD Karimun ini, diharapkan dapat berkembang dan sukses kedepannya. Sehingga, bisa dirasakan oleh masyarakat dalam dunia usaha. Dimana, saat ini mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) bersama yaitu menambah modal dan merubah nama perkreditan menjadi perekonomian.
" Pertama dipulihkan dahulu manajemen perbankannya. Dan, nanti akan dilakukan penambahan modal ke BPR Tuah Karimun yang akan dianggarkan sebesar Rp2,5 miliar sesuai persyaratan dari OJK yang menjadi genap Rp6 miliar modal inti BPR Tuah Karimun pada tahun ini,'' ungkapnya.
Untuk target sendiri, lanjut Iskandar lagi dirinya sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) kepada BPR Tuah Karimun belum ada ditargetkan dahulu. Mengingat Perda APBD Perubahan 2025, telah disahkan oleh DPRD Karimun.
" Selain pembenahan, titik-titik lemahnya juga segera dilakukan perbaikan. Kemudian, tugas Pemda Karimun mendorong bagaimana BPR Tuah Karimun dapat tumbuh yang pada akhirnya dapat memberikan PAD nantinya,'' tegasnya.
Sementara itu Dirut Perumda BPR Tuah Karimun Wan Abdul Rahman ketika dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah yang telah diberikan oleh Bupati Karimun. Kedepan, BPR Tuah Karimun bagaimana memberikan kredit kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tempatan.
" Bagaiman para pelaku UMKM lokal ini, bisa memanfaatkan kredit di BPR Tuah Karimun dengan mudah. Selain itu, gimana dapat bersinergi Pemda Karimun lebih dekat lagi,'' tuturnya.
Artinya, kata Wan Abdul Rahman lagi dana-dana yang ada di Pemda Karimun bisa disimpan ke BPR Tuah Karimun selain BRK Syariah. Sehingga, bisa disimpan anggaran Pemda Karimun ke BPR Tuah Karimun selain kas daerah (kasda).
" Saya menginginkan membangun ekosistem atau matarantai terhadap BUMD Karimun seperti di Perumda Tirta Mulia Karimun, Perumda Bumi Berazam Jaya maupun PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) atau BUP Karimun yang dananya bisa disimpan di BPR Tuah Karimun,'' ucapnya.(*)
Editor : Tunggul Manurung