batampos- Bulog Karimun bersama dengan Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas
Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Dinkop UMP ESDM)
Kabupaten Karimun, Senin (18/8) menggelar gerakan pangan murah (GPN) khusus beras SPHP 5 kg dengan harga jual di bawah harga eceran tertinggi (HET) Yakni, Rp59 ribu per kampit.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Batam yang membawahi Gudang Bulog Karimun, Guido XL
Pereira yang ditemui saat penjualan beras SPHP di Pasar Teluk Uma, Kecamatan Tebing
mengatakan, GPN ini dilaksanakan tidak lain untuk menyediakan beras untuk masyarakat
sekaligus untuk menstabilkan harga beras.
''Bulog akan terus berupaya untuk menyediakan beras murah ke masyarakat Karimun melalui
beras SPHP 5 kg. Hal ini kita lakukan tidak lain untuk mencegah terjadinya kelangkaan beras di
pasar dan juga sekaligus untuk menurunkan harga beras. Dalam GPN yang kita laksanakan
bersama ini, harga beras per kampit isi 5 kg hanya Rp59 ribu. Sedangkan harga jual sesuai HET itu Rp65 ribu,'' ujarnya.
Untuk penjualan hari ini (Senin) di Pasar Teluk Uma, lanjutnya, sudah habis 4 ton. Kemudian, dari 13 mitra membeli membeli 10 ton. GPN ini tidak hanya dilaksanakan dalam hari-hari tertentu. Melainkan setiap hari agar kelangkaan beras tidak terjadi dan sekaligus menurunkan harga beras di Karimun.
''Bulog tidak hanya berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Tapi, juga termasuk berkolaborasi dengan Polres Karimun dan Kodim 0317/Tanjungbalai Karimun. Sehingga, GPN ini bisa tiap hari dilakukan dan beras tersebut tersedia. Untuk persediaan beras SPHP di Gudang Bulog Karimun 337 ton atau 337.780 kg. Dan, dalam minggu ini kita akan upayakan pengiriman beras SPHP dari gudang Bulog Batu Merah Batam ke Karimun sebanyak 250 ton. Sehingga, persediaan beras menjadi 550 ton. Dengan demikian ketahanannya bisa untuk dua bulan,'' ungkap Guido.
Menyinggung tentang rencana kedepan, Guido menyebutkan, sesuai dengan hasil rapat
beberapa waktu lalu Perum Bulog Batam tidak hanya akan menyediakan beras medium (SPHP, red) tapi, juga akan menyediakan beras premium dan juga minyak goreng.
''Di gudang Perum Bulog Batam kita punya beras premium dengan merek Beras Kita dan minyak goreng dengan merek MinyaKita. Dan, sebelum dipasok ke Karimun terlebih dulu kita akan surati BC Batam dan Kanwil DJBC Khusus Kepri serta instansi terjkait lainnya. Jika sudah diperbolehkan, maka akan kita pasok. Sehingga, beras selalu tersedia di Karimun,'' paparnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung