batampos- Ponton kedatangan penumpang yang berada di tanjung Makom, Selat Beliah,
Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun tenggelam. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/10) pukul 21.00 WIB.
Camat Kundur Barat, Yusufian yang dikonfirmasi Batam Pos, Kamis (9/10) mengatakan, ponton
yang tenggelam memang kondisinya sudah tua. ''Sudah lebih 10 tahun ponton tersebut dibangun. Kemudian, roda di ponton yang biasa menjadi alat untuk turun naik ponton sudah tidak ada. Dan, juga diduga mengalami kebocoran,'' ujarnya.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Tohap secara terpisah menyebutkan, memang berdasarkan laporan yang diterima kejadian ponton Tanjung Makom, Selat Beliah, Kecamatan Kundur tenggelam pada pukul 21.00 WIB. ''Dan, penyebab karena kondisi usia ponton dan juga disebabkan faktor cuaca,'' jelasnya.
Dengan kondisi ini, tambahnya, maka untuk kedatangan penumpang akan melalui ponton
kedatangan. Dan, Untuk diketahui, pengelolaan Pelabuhan Tanjung Makom sudah diserahkan ke BUMD, yakni PT Pelabuhan Karimun (Perseroda). Apa yang dapat disampaikan di sini, pihak pengelola hari ini (Kamis, red) akan melakukan evakuasi ponton yang tenggelam tersebut agar tidak hanyut.
Direktur Operasional PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), Zondervan secara terpisah menyatakan, saat ini pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan survei ke lokasi. ''Tujuannya untuk memastikan kondisi di lapangan mengingat angin kencang saat ini. Dan, kemudian baru dilakukan evakuasi dengan alat yang dibutuhkan. Setelah itu, akan langsung dilakukan perbaikan,'' terangnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung