Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Badai Senyar Diprediksi Lewat Karimun, Pemerintah Karimun Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim

Sandi Pramosinto • Kamis, 4 Desember 2025 | 13:00 WIB

Bupati Karimun, Iskandarsyah tinjau harga pasar di Karimun jelang Nataru persediaan beras cukup.
Bupati Karimun, Iskandarsyah tinjau harga pasar di Karimun jelang Nataru persediaan beras cukup.
 

batampos- Pemerintah Kabupaten Karimun bersama dengan TNI, Polri, KSOP dan stakeholder lainnya sudah melakukan persiapan mitigasi dalam menghadapi cuaca ekstrim yang diakibatkan dari badai Senyar yang diprediksi oleh BMKG akan melewati daerah Kabupaten Karimun.

 ''hari ini (Rabu, red) kami bersama dengan instansi terkait sudah melakukan rapat secara daring dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Rapat ini dilaksanakan dalam rangka antisipasi, mitigasi dan persiapan daerah kita dalam menghadapi perubahan cuaca. Sesuai dengan informasi dari BMKG bahwa mulai Kamis (4/12) sampai dengan Rabu (10/12) mendatang beberapa wilayah di Kabupaten Karimun akan mengalami banjir rob atau air laut pasang tinggi,'' ujar Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada Batam Pos, Rabu (3/112).

 Dari Pemerintah Kabupaten Karimun, kata Bupati, daerah yang akan terdampak sudah dilakukan pemetaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karimun bersama TNI dan Polri sudah siaga.

Baca Juga: Tips Membuat Bandrek Lebih Enak

Kemudian, Dinas Sosial juga sudah mempersiapkan diri jika memang ada warga yang terdampak dari perubahan cuaca ekstrim ini dan terjadi pengungsian akan mendirikan dapur umum.

 ''Kami dan KSOP juga akan melakukan pemeriksaan kapal penumpang mengingat dalam menghadapi perayaan Nataru. Tentunya, jika kondisi cuaca tidak memungkinkan keberangkatan kapal akan ditunda sampai cuaca bagus. Melihat kondisi cuaca saat ini, kami juga minta nelayan waspada dan tidak memaksakan diri untuk turun ke laut jika cuaca ekstrim,'' jelasnya.

 Menyinggung tentang persediaan beras dan tingginya harga kebutuhan jelang NataruIskandarsyah menyebutkan, untuk persediaan beras mencukupi sampai dengan akhir bulan ini. ''Selain itu, Bulog juga akan pasok beras premium dari Batam sebanyak 24 ton yang akan tiba di Karimun pada Jumat (5/12) pekan ini,'' ungkapnya.

 Ditambahkan Bupati, terkait melonjaknya beberapa harga sayuran di pasar, seperti cabai rawit hijau yang tembus Rp120 ribu per kg dan cabai merah yang masih di atas Rp80 ribu per kg hal ini disebabkan dengan musibah bencana di daerah Aceh, Sumut dan Sumbar.

Daerah tersebut selama ini menjadi pemasok sayuran di Karimun. Untuk itu, pihaknya akan menggandeng petani lokal untuk menekan harga. Dan, juga pemerintah Kabupaten Karimun akan intervensi pasar dengan melakukan bazaar atau gerakan pangan murah. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#badai senyar