Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemkab Karimun Targetkan Lelang 100 Unit Kendaraan yang Terdiri dari Kapal, Bus, dan Alat Berat

Sandi Pramosinto • Sabtu, 7 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dua unit Bus di Dinas Perhubungan yang mangkrak bertahun bertahun akan segera dilelang. F Sandi Pramosinto/Batam Pos
Dua unit Bus di Dinas Perhubungan yang mangkrak bertahun bertahun akan segera dilelang. F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos - Pada tahun lalu Pemerintah Kabupaten Karimun berhasil melelang sejumlah kendaraan yang rusak dan tidak bisa dioperasikan lagi. Untuk tahun ini akan dilakukan hal yang sama, namun jumlah yang akan dilelang lebih banyak.

Kepala BPKAD Kabupaten Karimun, Dwiyandri Kurniawan melalui Kabid Pengelolaan Aset Daerah, Agus Arfiansyah yang dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (6/3/2026) mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan aset dimana saja berada yang tidak lagi bisa digunakan, seperti rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi serta tidak terpakai.

''Kita sudah surati OPD terkait yang memiliki aset milik Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya jenis kendaraan yang sudah tidak digunakan disebabkan kondisi usia, rusak yang tidak bisa diperbaiki lagi. Dan, juga ada kendaraan bermotor yang sudah lebih 5 tahun mangkrak disebabkan kerusakan tidak bisa diperbaiki. Sehingga, lebih baik dilelang saja yang hasilnya bisa dimasukkan ke kas daerah,'' ujarnya.

Untuk tahun ini, tambahnya, memang ada target jumlah aset jenis kendaraan yang akan dilelang itu lebih banyak dari tahun sebelumnya. Yakni, sebanyak 100 unit. Jenisnya kendaraan darat dan laut serta alat berat. Seperti, beberapa unit bus di bawah pengelolaan Dishub, alat berat yang ada di Dinas PUPR, kapal laut jenis speedboat milik Dinas Perikanan dan juga sepeda motor.

''Sampai saat ini laporan dari OPD yang sudah kami terima diantaranya dari Dishub 4 unit bus, 1 unit mobil Patwal, 1 unit mobil taruna dan 3 unit sepeda motor. Kemudian, di Disnakerin satu unit mobil dan satu unit sepeda motor, Dinas Pangan dan Pertanian ada satu unit mobil taruna,''
ungkapnya.

Dikatakannya, aset dalam bentuk kendaraan yang akan dilelang tidak hanya berada di Pulau Karimun. Tapi, juga ada di luar pulau. Seperti di Kecamatan Kundur Barat ada 5 sepeda motor, satu unit bus dan satu unit mobil Taruna. Belum lagi di Kecamatan Moro dan Durai.  Proses pendataan masih berlangsung dan diharapkan bisa segera selesai.

 ''Setelah pendataan selesai semua, maka kita akan meminta tim penilai turun ke lapangan.Sehingga, setelah penilaian selesai dilakukan, baru akan disampaikan ke KPKNL Batam untuk dilakukan lelang. Paling cepat semester dua akan mulai dilelang,'' terang Agus. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#lelang kendaraan #pemkab karimun