batampos — Tiang lampu hias di sepanjang Jalan A Yani, Kota Meral, Karimun, yang sempat menuai polemik sejak dibangun pada 2022, kini justru memberi banyak manfaat bagi masyarakat.
Keberadaan lampu hias tersebut menghadirkan suasana semarak, terutama saat malam hari dan momen hari besar keagamaan.
Tokoh masyarakat Meral, Agustyawarman, mengatakan selama tiga tahun terakhir, lampu hias itu dimanfaatkan untuk memperindah kota dalam berbagai perayaan keagamaan, tanpa memandang latar belakang.
“Ambil nilai positifnya saja. Tiang lampu ini bisa dimanfaatkan untuk memeriahkan setiap momen hari keagamaan,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Ia menyebut, masyarakat menyambut baik kehadiran lampu hias tersebut. Saat perayaan Imlek, lampu dihiasi nuansa merah. Sementara pada Ramadan hingga Idulfitri 2026, lampu tampil dengan ornamen bernuansa Islami.
Selain memperindah lingkungan, keberadaan lampu hias juga menciptakan suasana yang lebih hangat dan meriah.
“Ini menjadi cerminan bahwa masyarakat Karimun bisa hidup berdampingan dengan penuh toleransi antaragama dan suku. Dampaknya juga meningkatkan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Agustyawarman juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat persaudaraan,” ucapnya.
Pantauan di lapangan, kawasan Kota Meral tampak semarak dengan gerbang ucapan Idulfitri 1447 Hijriah. Lampu pijar menghiasi sisi kanan dan kiri jalan, menambah suasana Lebaran di malam hari.
“Bagus, jadi ada warna setiap hari besar keagamaan. Kemarin Imlek, sekarang Lebaran,” kata Sima, warga Karimun. (*)
Editor : Jamil Qasim