Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Anggota DPRD Kepri Ini Kritisi Mahalnya Tiket Penerbangan Domestik

Mohamad Ismail • Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:30 WIB

ANGGOTA DPRD Kepri, Rudy Chua. F Mohammad Ismail/Batam Pos
ANGGOTA DPRD Kepri, Rudy Chua. F Mohammad Ismail/Batam Pos

Batampos -  Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rudy Chua menyoroti dan mengkritisi mahalnya biaya penerbangan domestik yang dinilai semakin memberatkan masyarakat, khususnya menjelang musim Lebaran.

Ia menilai kondisi tersebut ironi. Lantaran rute internasional justru bisa lebih murah. Misalnya penerbangan Batam ke Padang-Kuala Lumpur-Padang. "Ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa penerbangan internasional justru lebih murah dibandingkan rute domestik," kata Rudy, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya kehadiran negara dalam menyediakan sarana transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Terlebih, akses transportasi yang murah dan mudah merupakan kebutuhan dasar, terutama bagi daerah kepulauan seperti Kepri.

"Seharusnya pemerintah bisa menyediakan sarana transportasi yang murah untuk masyarakat," tambahnya.

Rudy juga menekankan, pemerintah daerah nyaris tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi persoalan tersebut. Pasalnya, pengaturan perhubungan antarprovinsi, termasuk operasional maskapai dan penetapan tarif, sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Kami di daerah hampir tidak punya akses apa pun terkait hal ini, karena perhubungan antarprovinsi dan operasional maskapai merupakan kewenangan pusat sepenuhnya,” jelasnya.

Ia berharap para wakil rakyat di tingkat pusat, baik DPR RI maupun DPD RI, dapat turut memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah terkait mahalnya tiket pesawat domestik, khususnya menjelang momen-momen krusial seperti mudik Lebaran.

Baca Juga: Pembangunan Koperasi di Jalur ROW Batuaji Diprotes, Camat Akui Ada Persoalan

“Kami mengharapkan teman-teman di DPR dan DPD bisa membantu memperjuangkan persoalan ini, agar ada kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Rudy mengusulkan agar pemerintah pusat maupun pihak ketiga dapat menginisiasi penerbangan charter langsung khusus untuk musim mudik Lebaran.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi alternatif untuk menekan harga tiket dan memperluas akses masyarakat.

“Sebenarnya untuk mengakali harga agar lebih murah, pemerintah atau pihak ketiga bisa melakukan charter penerbangan langsung dalam rangka mudik Lebaran nanti," pungkasnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#rudy chua #Tiket Penerbangan Domestik Mahal