Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kepri Masuk Prioritas Nasional, 100 Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan

Mohamad Ismail • Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP di Gedung Daerah, Tanjungpinang. F. Diskominfo Kepri untuk Batam Pos
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP di Gedung Daerah, Tanjungpinang. F. Diskominfo Kepri untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah pusat menetapkan Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah prioritas pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Sedikitnya 100 kampung nelayan ditargetkan dibangun di wilayah Kepri sebagai bagian dari program strategis nasional sektor kelautan dan perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menilai Kepri memiliki potensi besar untuk pengembangan program tersebut karena karakteristik wilayahnya yang didominasi kawasan laut dan masyarakat pesisir.

Hal itu disampaikan Trenggono kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam pertemuan pemantapan data usulan KNMP.

Baca Juga: BKKBN Kepri Targetkan 4.587 Akseptor KB Sempena HUT ke-75 IBI

“Pak Menteri meminta Kepri menyiapkan sedikitnya 100 calon Kampung Nelayan Merah Putih karena dinilai sangat potensial diterapkan di wilayah kepulauan seperti Kepri,” ujar Ansar.

Ansar mengatakan program KNMP dinilai sangat relevan bagi Kepulauan Riau yang sekitar 98 persen wilayahnya merupakan lautan. Sebagian besar masyarakat Kepri juga menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup nelayan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

“Program ini sangat cocok untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kepri. Karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mendukung penuh percepatan program ini,” tegasnya.

Pemprov Kepri juga meminta seluruh daerah memastikan kesiapan lokasi pembangunan, mulai dari legalitas lahan milik pemerintah daerah, akses jalan, jaringan listrik, hingga ketersediaan air bersih agar pembangunan dapat berjalan optimal pada 2026.

Baca Juga: Warga Antusias Serbu Pasar Murah Pemkab Natuna di 17 Kecamatan

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ridwan Mulyana, menyebut saat ini sudah terdapat tiga kampung nelayan yang dibangun di Kepri, yakni di Batam dan Natuna.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap program KNMP yang menjadi salah satu prioritas nasional dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

“Terima kasih kepada Pemprov Kepri atas dukungan terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Semoga koordinasi dan kerja sama ini terus berjalan baik,” katanya.

Ridwan menambahkan, program KNMP tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga membuka peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja di kawasan pesisir melalui pembangunan fasilitas pendukung.

“Program ini memberi dampak besar bagi masyarakat pesisir karena mampu meningkatkan ekonomi nelayan sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.

Baca Juga: Bea Cukai Kepri Musnahkan Rokok Ilegal hingga Ponsel, Nilainya Capai Rp10,9 Miliar

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga mencapai 5.000 lokasi pada 2029.

Khusus di Kepulauan Riau, saat ini terdapat 32 lokasi yang telah dinyatakan memenuhi syarat pembangunan KNMP. Sementara 20 lokasi lainnya masih dalam tahap validasi dan berpeluang lolos verifikasi.

“Kami meminta pemerintah kabupaten dan kota segera melengkapi seluruh persyaratan agar lokasi yang diusulkan bisa segera diproses,” pungkas Ridwan. (*)

Editor : M Tahang
#kampung nelayan #Program Kampung Nelayan #pemprov kepri