Siswa SMAN 3 Karimun Juara AHM Best Student 2026 Regional Kepri

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:51 WIB
Nabiel Raia Zupharie, siswa SMAN 3 Karimun, meraih juara pertama dalam ajang AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau yang mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”.
Nabiel Raia Zupharie, siswa SMAN 3 Karimun, meraih juara pertama AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau yang mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”. F. Azis/Batam Pos

batampos – Nabiel Raia Zupharie, siswa SMAN 3 Karimun, berhasil meraih juara pertama dalam ajang AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau (Kepri) yang mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”.

Nabiel menjadi yang terbaik setelah melewati rangkaian seleksi dan presentasi karya bersama sembilan finalis lainnya. Posisi kedua diraih Yam Koh Jia Min dari SMAN 5 Batam, sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Andrian Desdi dari MAN 2 Batam.

Pengumuman pemenang berlangsung di Kantor Capella Honda Kepri, Rabu (2/9).

Honda Customer Care & Public Relations Manager Kantor Capella Honda Kepri Tony Anggadha mengatakan, rangkaian AHM Best Student 2026 Regional Kepri telah berlangsung sejak tahap pendaftaran, seleksi administrasi, hingga babak final.

“Final hari ini diikuti 10 siswa,” kata Tony.

Menurutnya, terdapat 17 sekolah yang mendaftarkan diri dengan sekitar 45 karya. Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 25 karya dinyatakan memenuhi persyaratan sebelum akhirnya disaring menjadi 10 finalis.

Tony menegaskan, penentuan pemenang dilakukan berdasarkan penilaian dewan juri tanpa intervensi dari pihak penyelenggara.

“Nilainya benar-benar murni dari dewan juri. Tidak diotak-atik,” ujarnya.

Dewan juri terdiri atas Assoc. Prof. Dr. Suryo Hartanto dan Dra. Milaini. Penilaian tidak hanya melihat hasil akhir karya, tetapi juga latar belakang permasalahan yang ingin diselesaikan, proses pengembangan, hingga dampak yang dihasilkan.

Tony mengatakan peserta dituntut mampu menjelaskan alasan di balik pembuatan karya. Ide yang diajukan harus berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar dan menawarkan solusi yang relevan.

“Jadi tidak sembarangan membuat karya. Mereka berusaha mengatasi permasalahan yang ada,” katanya.

Aspek kebermanfaatan juga menjadi salah satu perhatian dalam penilaian. Untuk karya yang berkaitan dengan kesehatan, misalnya, peserta ditanya mengenai uji laboratorium dan aspek pendukung lainnya. Sementara karya yang telah digunakan masyarakat diminta menunjukkan respons atau penerimaan pengguna.

Menurut Tony, salah satu karya peserta mengusung konsep aplikasi marketplace untuk memasarkan produk khas daerah. Namun, aplikasi tersebut masih dalam tahap prototipe dan belum tersedia di platform seperti Play Store.

Meski demikian, ia menilai gagasan tersebut menunjukkan keberanian siswa SMA dalam mengembangkan solusi digital sekaligus mengangkat potensi produk daerah.

“Anak SMA sudah memikirkan bagaimana membuat aplikasi yang bisa menjual produk-produk khas daerah,” ujarnya.

Tony mengatakan jumlah pendaftar tahun ini masih dapat ditingkatkan. Antusiasme sekolah dinilai cukup tinggi, tetapi distribusi informasi mengenai kompetisi belum menjangkau seluruh sekolah di Kepulauan Riau.

Karena itu, pihaknya mempertimbangkan memperluas penyebaran informasi pada pelaksanaan tahun depan, termasuk melalui jejaring dengan Dinas Pendidikan.

“Harapannya informasi bisa sampai ke area yang lebih besar dan sekolah-sekolah yang lebih banyak,” katanya.

Sebagai juara pertama tingkat regional, Nabiel akan mewakili Kepulauan Riau dalam ajang AHM Best Student tingkat nasional. Mekanisme pelaksanaan tingkat nasional tahun ini masih menunggu arahan dari Astra Honda Motor.

Tony mengatakan pelaksanaan tingkat nasional berpotensi dilakukan secara daring maupun luring. Jika nantinya digelar secara langsung, pihaknya akan mendampingi Nabiel dengan berkoordinasi bersama sekolah, guru, dan orangtuanya.

“Dia bukan hanya membawa nama Honda, tetapi juga membawa Provinsi Kepri,” kata Tony.

Sementara itu, Nabiel mengatakan dukungan guru menjadi bagian penting dalam persiapannya mengikuti kompetisi tersebut. Guru memberikan pendampingan sejak tahap persiapan, memberikan dukungan, hingga mengarahkan penulisan dan penggunaan tata bahasa yang baik.

Setelah meraih juara pertama, Nabiel berencana mengevaluasi proses riset yang telah dijalankan untuk mempersiapkan pengembangan penelitian berikutnya.

“Yang jelas mengevaluasi di mana letak kekurangan dari penelitian kami untuk riset ke depannya,” kata Nabiel. (*)

Editor : Jamil Qasim
Juara AHM Best Student 2026 Nabiel Raia