Lima Fakta Unik Mengenai Budaya Indonesia yang Jarang Diketahui
Chahaya Simanjuntak• Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:18 WIB
Trades budaya lompat batu di Pulau Nias.
Batampos - Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya, tradisi, dan keragaman. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki keunikan tersendiri yang membuat Indonesia istimewa di mata dunia.
Namun, ada beberapa fakta menarik mengenai budaya Indonesia yang wajib diketahui banyak orang. Berikut di antaranya seperti dikutip dari website UNESCO, yakni:
1. Batik Diakui UNESCO Sebagai Warisan Dunia
Batik bukan hanya kain bermotif indah, tetapi juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagaiWarisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi(Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Setiap motif batik biasanya memiliki simbol tertentu yang berkaitan dengan doa, harapan, atau status sosial pemakainya.
2. Bahasa Indonesia Menyatukan Ratusan Bahasa Daerah
Indonesia memiliki lebih dari700 bahasa daerah, namun Bahasa Indonesia dipilih sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini diambil pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, sebagai wujud persatuan dan identitas nasional.
3. Angklung, Alat Musik dari Bambu yang Mendunia
Angklung berasal dari Jawa Barat dan terbuat dari bambu. Keunikan angklung terletak pada cara memainkannya secara berkelompok, di mana setiap orang memegang nada yang berbeda. Pada 18 November 2010, UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya dunia.
4. Upacara Ngaben di Bali dan Lompat Batu di Pulau Nias
Ngaben adalah upacara pembakaran jenazah umat Hindu Bali yang dipercaya sebagai cara untuk membebaskan roh dari ikatan dunia. Tradisi ini sarat dengan simbolisme spiritual dan estetika seni yang memukau, menjadikannya salah satu upacara adat paling terkenal di dunia.
Selain itu, ada juga lompat batu di Pulau Nias sebagai lambang betapa gotong royong menjadi bagian dari budaya Indonesia.
5. Gotong Royong, Budaya Tolong-Menolong yang Mengakar
Gotong royong merupakan nilai sosial yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. Konsep ini menekankan kerja sama, kebersamaan, dan solidaritas tanpa pamrih. Nilai gotong royong bahkan tercantum dalam sila ke-3 Pancasila yakni Persatuan Indonesia. (*)