Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Empat Tradisi Paling Disorot Saat Peringatan Jumat Agung di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 2 April 2026 | 21:00 WIB
TRADISI Semana Santa memperingati Pekan Suci di Larantuka, Flores, Indonesia.
TRADISI Semana Santa memperingati Pekan Suci di Larantuka, Flores, Indonesia.

Batampos - Umat Kristen Katolik dan Protestan di seluruh dunia akan merayakan peringatan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) besok. Di balik hening dan sakralnya ibadah peringatan itu, beberapa negara merayakan tradisi ini dengan unik. Perpaduan budaya dan spiritual Kekristenan.

Berikut beberapa ritual Jumat Agung dari berbagai negara yang menarik untuk diketahui, seperti dikutip dari National Geographic, yakni:

1. Devosi Penyaliban Nyata di Filipina

Di Pampanga, Filipina, Jumat Agung diperingati dengan ritual ekstrem berupa penyaliban ulang secara simbolis. Para relawan dari umat Katolik sebagai agama mayoritas di negeri itu, secara sukarela dipaku di kayu salib sebagai bentuk pertobatan dan pengorbanan. Tradisi ini menarik perhatian dunia, meski sering kali mendapat kritik dari pihak gereja karena dianggap terlalu ekstrem.

2. Via Crucis di Meksiko

Di Iztapalapa Meksiko, Jumat Agung dirayakan dengan prosesi Via Crucis atau Jalan Salib yang menggambarkan perjalanan Yesus menuju penyaliban. Saat prosesi ini, ribuan orang terlibat. Tradisi ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Baca Juga: Jumat Agung, Peringatan Sakral Lewat Ibadah Hening Mengenang Wafatnya Yesus Kristus di Kayu Salib

3. Semana Santa di Indnesia

Umat Katolik di Larantuka Indonesia akan merayakan Jumat Agung dengan perayaan Semana Santa. Oleh warga setempat, Jumat Agung juga dikenal sebagai Hari Bae atau pekan suci. Dalam perayaan ini, patung bunda Maria dan patung Yesus akan diarak dengan parade besar. Tradisi ini juga terjadi di Spanyol.

4. Prosesi Hening di Vatikan

Di Vatikan umat Agung ditandai dengan prosesi Jalan Salib di sekitar Koloseum. di Vatikan, prosesi ini biasanya dipimpin oleh Paus dan dihadiri ribuan umat dari seluruh dunia. Suasana hening dan cahaya lilin menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta yang umumnya hadir dari berbagai belahan dunia.

Meski setiap bentuk perayaannya berbeda dan sudah membaur dengan budaya setempat, tapi esensi dari Jumat Agung tetap sama, yakni mengenang pengorbanan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat umat manusia di kayu salib, refleksi diri, hingga harapan kebangkitan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Tradisi Jumat Agung di berbagai negara #Larantuka #jumat agung #semana santa