batampos - Chanel memperkenalkan sebuah karya tak biasa berupa papan catur mewah dari koleksi “Coco Game” yang menggabungkan seni, perhiasan, dan teknologi jam tangan dalam satu desain eksklusif.
Chanel menghadirkan konsep permainan sebagai inspirasi utama. Papan catur menjadi pusat perhatian karena bukan hanya berfungsi sebagai alat permainan, tetapi sebagai objek seni bernilai tinggi yang mencerminkan identitas kuat Chanel.
Watches dan Wonders Geneva 2026 menampilkan berbagai kreasi yang memadukan teknologi, seni, dan kemewahan tingkat tinggi.
Koleksi tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam pameran jam tangan terbesar dunia yang digelar di Jenewa, Swiss. Papan catur bukan sekadar permainan biasa, tetapi karya seni haute horlogerie.
Karya seni ini menggabungkan unsur perhiasan, desain, mekanisme waktu dalam satu objek. Koleksi "Coco Game" terdiri dari 14 bertema permainan dengan papan catur sebagai centerpiece yang paling menonjol.
Baca Juga: Ramalan Shio 24 April 2026, 6 Shio yang Peluang Kaya Terbuka Lebar
Keunikan papan catur terletak pada material dan detailnya. Set terdiri dari 32 bidak yang dibuat dari emas putih 18 karat, keramik hitam putih, dan dihiasi berlian dalam jumlah besar.
Total berlian yang digunakan mencapai lebih dari 9.236 butir. Desain merupakan penghormatan kepada merek, mulai dari kolom Vendome sebagai bidak benteng hingga singa sebagai raja dan pendiri Channel sebagai ratu.
Pion hitam ratu menggunakan emas putih hitam 18 karat dengan 193 berlian serta hiasan emas putih. Bidak ratu juga menyimpan jam tersembunyi yang dapat dilepas untuk dipakai sebagai kalung.
Chanel menggabungkan fungsi estetika dan utilitas. Karya disebut sebagai chessboard haute horlogerie pertama dari Channel.
Coco Game menjadi objek koleksi eksklusif dari Chanel. Tingkat kerumitan dan material diperkirakan mencapai jutaan dolar.(*)
Editor : Juliana Belence